telusur.co.id - Pasangan ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, harus bekerja keras untuk mengamankan tiket babak 16 besar Indonesia Open 2026. Unggulan keenam tersebut menundukkan pasangan Amerika Serikat, Chen Zhi Yi/Presley Smith, lewat pertarungan sengit tiga gim 21-19, 13-21, 23-21 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Sabar/Reza sempat menguasai jalannya pertandingan dengan merebut gim pertama 21-19. Namun, wakil Amerika Serikat mampu bangkit dan memaksa pertandingan berlanjut ke gim penentuan setelah menang cukup meyakinkan 21-13 pada gim kedua.
Drama sesungguhnya terjadi di gim ketiga. Kedua pasangan saling berbalas angka hingga memasuki masa deuce. Di tengah tekanan dan dukungan penuh publik Istora, Sabar/Reza mampu menunjukkan ketenangan untuk menutup laga dengan kemenangan tipis 23-21.
Sabar mengakui persaingan di sektor ganda putra level Super 1000 semakin merata sehingga tidak ada lawan yang bisa dianggap enteng.
“Di ganda putra dengan main di level Super 1000 ini semuanya sudah merata jadi kami pasti selalu waspada siapapun lawannya. Di sini siapa yang siap, dia yang akan jadi pemenangnya,” ujar Sabar.
Finalis Indonesia Open tahun lalu tersebut juga memiliki ambisi untuk melampaui pencapaian musim sebelumnya. Namun, ia menegaskan fokus utama saat ini adalah menjalani turnamen selangkah demi selangkah.
“Kalau ditanya tahun lalu bisa ke final, tahun ini pasti mau melebihi hasil itu. Tapi kami harus fokus step by step di setiap babaknya. Mudah-mudahan apa yang diharapkan dan diperjuangkan bisa berbuah manis,” tambahnya.
Pada babak 16 besar, Sabar/Reza akan menghadapi pasangan China, Huang Di/Liu Yang. Reza mengatakan mereka sudah pernah berhadapan sebelumnya sehingga telah memiliki gambaran mengenai kekuatan calon lawan.
“Kami pernah bertemu sebelumnya jadi kurang lebih sudah tahu pola permainan mereka. Mereka pemain muda yang punya tenaga dan speed yang masih sangat kencang. Itu yang harus kami antisipasi,” kata Reza.
Kemenangan dramatis ini menjaga asa Sabar/Reza untuk kembali melangkah jauh di hadapan publik sendiri dan bahkan memperbaiki prestasi runner-up yang mereka raih pada edisi tahun lalu.



