telusur.co.id - Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) GENERASI, Ena Nurjanah menyampaikan harapannya kepada Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga dan Mendikbud Nadiem Makarim untuk memperhatikan dengan baik terkait isu perlindungan anak
"Bahwa akan terjadi perubahan-perubahan yang signifikan terhadap perlindungan anak dan hak-haknya di negeri ini," kata Ena dalam keterangannya, Sabtu (26/10/19).
Ena memuji, Menteri PPPA Bintang Puspayoga dikenal sebagai sosok yang aktif dengan berbagai kegiatan sosial di masyarakat. Diharapkan, Menteri Bintang bisa menjadi garda terdepan dalam memberikan perlindungan terhadap anak dan mampu menyuarakan setiap persoalan anak yang muncul di masyarakat.
Sebab, kata dia, isu kekerasan terhadap anak masih mendominasi dalam berbagai pemberitaan. Hal ini menandakan bahwa anak-anak di Indonesia belum mendapatkan haknya untuk hidup dengan aman dan nyaman.
"Kami juga mendorong sinergitas dengan kementerian lain, dalam hal ini adalah Kemendikbud karena kehidupan anak tidak lepas dari dunia pendidikan. Sejak usia enam tahun hingga usia menjelang 18 tahun, kehidupan anak-anak tidak lepas dari bangku sekolah," jelasnya.
Selain ke Menteri Bintang, Ena juga menaruh harapan besar kepada Mendikbud Nadiem Makarim. Nadiem diharapkan mampu melakukan link and match terkait apa yang dilakukan di institusi pendidikan, menyambung apa yang dibutuhkan di luar institusi. Nadiem harus bisa adaptif dengan segala perubahan.
Dikatakan Ena, persoalan kekerasan terhadap anak di lingkungan sekolah juga masih kerap terjadi. Maka menjadi prioritas pula bagi Mendikbud untuk mencari solusi agar bisa menekan angka kekerasan dalam dunia pendidikan di berbagai wilayah di Indonesia.
"Ada harapan kepada Mendikbud yang baru agar bisa melakukan terobosan. Namun, tentu saja dengan cara yang tepat, melibatkan para pakar psikolog anak dan para ahli lainnya yang terkait, agar kebijakan baru tidak menimbulkan persoalan baru bagi anak didik," tukasnya.



