Ma'ruf Amin Minta Road Map Reformasi Birokrasi Dievaluasi  - Telusur

Ma'ruf Amin Minta Road Map Reformasi Birokrasi Dievaluasi 


telusur.co.id - Wakil Presiden Ma’ruf Amin menilai, masih terdapat tantangan dalam mengoptimalkan upaya percepatan penyederhanaan birokrasi yang menjadi agenda prioritas pemerintah. Karenanya, diperlukan evaluasi secara menyeluruh untuk memperbaiki peta jalan atau roadmap reformasi birokrasi yang ada.

"Saya melihat bahwa titik sentral dari catatan-catatan tadi terletak pada birokrasi dan aparat negara. Oleh karena itu, saya ingin kita melakukan evaluasi yang menyeluruh atas roadmap reformasi birokrasi yang ada,” kata Ma’ruf dalam keterangannya, Selasa (9/2/21).

Ma'ruf meminta Tim Reformasi Birokrasi Nasional untuk mengkaji kembali program-program yang dapat disesuaikan dengan kondisi terbaru di era perubahan serba cepat dan dinamis ini.

"Menyusun kembali program jangka pendek dan menengah yang benar-benar menentukan bagi terjadinya perubahan, sesuai dengan tuntutan situasi terkini, baik di dalam negeri maupun juga secara global yang penuh disrupsi,” pesannya.

Lebih lanjut, Ma'ruf mengakui masih terdapat kelemahan birokrasi yang belum dapat teratasi secara maksimal. Namun, ada beberapa capaian positif semenjak pandemi Covid-19 ini terjadi.

"Secara makro tercatat tingkat ekonomi per kuartal membaik meski secara tahunan berkontraksi sekitar 2,07 persen, penyerapan anggaran mencapai 96 persen dari pagu APBN, kemudian penyaluran bansos dan bantuan UMKM yang mencapai hampir 100 persen,” paparnya.

Di samping itu, berdasarkan laporan dari Transparency International, terkait indeks persepsi korupsi, Indonesia mengalami penurunan peringkat yang cukup signifikan.

"Indeks persepsi korupsi Indonesia turun dari peringkat 85 tahun 2019 ke 102 pada tahun 2020, meskipun jumlah instansi pemerintah yang mendapatkan status Wilayah Bebas Korupsi (WBK) meningkat, daerah WBK-nya meningkat tapi indeksnya turun,” jelasnya.

Ma'ruf menekankan pentingnya solusi untuk menyelesaikan masalah reformasi birokrasi dan meminta agar rekomendasi langkah dari Tim Independen Reformasi Birokrasi Nasional dapat segera diterapkan, sehingga mendapatkan hasil yang optimal.

“Masalah reformasi birokrasi ini saya kira menjadi hal yang sangat penting dan kunci dari semua perbaikan,” pungkasnya.[Fhr]
 


Tinggalkan Komentar