Mauricio Souza Ungkap Keributan Usai Laga Lawan Arema FC, Soroti Selebrasi Gabriel dan Perilaku Marcos Santos - Telusur

Mauricio Souza Ungkap Keributan Usai Laga Lawan Arema FC, Soroti Selebrasi Gabriel dan Perilaku Marcos Santos

Kemelut terjadi di kotak penalti Arema FC saat melawan Persija pada pekan ke-20 Super League di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (8/2). Foto: Telusur.co.id/Wijdanu Rahadian.

telusur.co.id -Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza angkat bicara mengenai keributan di pinggir lapangan yang berlangsung usai laga antara timnya melawan Arema FC. 

Pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (8/2) itu berakhir untuk kemenangan tim tamu dengan skor 0-2. Gabriel Silva memborong dua gol untuk memastikan Arema FC pulang dengan tiga poin. 

Usai peluit panjang babak kedua dibunyikan, Mauricio Souza nampak bersitegang dengan Gabriel Silva dan sang pelatih Marcos Santos.

Souza menjelaskan kronologi dari sisinya mengapa perselisihan itu terjadi. Ia menghampiri pelatih lawan untuk bersalaman serta meminta klarifikasi kepada Gabriel Silva yang dinilai berlaku kurang sopan usai mencetak gol kedua kepadanya.

"Pertandingan tadi berjalan normal. Seperti yang saya katakan, dua tim besar yang bertanding. Meski posisi mereka di klasemen berbeda saat ini, mereka tetap dua tim yang hebat."

"Namun, ketika mereka mencetak gol kedua, Gabriel menunjukkan sikap yang sangat disayangkan. Dia menatap ke arah saya dan bangku cadangan kami, lalu merayakan gol dengan ekspresi wajah (mengejek)," kata Souza dalam konferensi pers pasca laga.  

"Menurut saya, itu adalah bentuk kurangnya rasa hormat terhadap lawan," lanjutnya. 

Kekecewaan pelatih asal Brasil ini memuncak sebab Gabi sapaan akrab Gabriel merupakan salah satu anak asuhnya kala masih melatih di klub kenamaan Brasil Flamengo U-20 medio 2017-2018. 

Ia bahkan harus meminta penyerang Arema FC lain asal Brasil, Dalberto menghadapnya agar memberikan teguran kepada Gabi.

"Gabriel dulu adalah pemain asuhan saya di tim U-20. Saya bahkan sempat memanggil Dalberto dan menitipkan pesan: 'Beri tahu Gabriel untuk punya rasa hormat, tidak perlu bertingkah seperti itu," jelas Souza.

Ia kesal ketika Gabi menghampirinya namun tidak mau mengakui perbuatannya tersebut. Hal tersebut memantik perselisihan semakin melebar hingga berseteru dengan pelatih Arema FC, Marcos Santos. 

"Saat pertandingan berakhir, saya berniat menuju ke arah bangku cadangan Arema untuk menyalami staf pelatih lawan. Namun, Gabriel justru mendatangi saya, dan di situlah perdebatan dimulai."

"Dia membantah telah melakukannya, padahal saya melihatnya sendiri. Dia seharusnya bertanggung jawab atas tindakannya, tapi dia tidak melakukannya," terang Souza.

Mengenai Marcos Santos, Souza menganggapnya terlalu ikut campur lebih lanjut dan berlagak seolah sok jagoan. 

Souza lantas mengingat kembali kejadian kericuhan yang sama ketika Persija bertandang ke markas Arema FC di Stadion Kanjuruhan pada putaran pertama.

"Lalu ada Marquinhos (sapaan Marcos Santos) yang ikut campur dengan lagak 'sok jagoan'. Sikapnya persis seperti saat di kandang Arema dulu ketika terjadi keributan di depan bangku cadangan kami," ungkapnya. 

"Waktu itu, seluruh staf pelatih mereka mendatangi bangku cadangan kami dan dia menghina pelatih kiper kami, Italo, dengan segala macam kata-kata kasar," tambahnya.

Meskipun demikian, pria berusia 51 tahun tersebut enggan berlarut dengan pertikaian tersebut. Ia paham itu merupakan bumbu dari sebuah laga sepak bola.

"Tapi tidak apa-apa, itu bagian dari permainan. Sama sekali tidak masalah. Semuanya sudah berakhir. Selamat untuk Arema atas kemenangannya, dan selamat untuk para pemain atas golnya," tutup Souza.

Bagi Macan Kemayoran, kekalahan di kandang atas Arema FC sangatlah mengejutkan. Apalagi saat ini klub sedang dalam persaingan ketat menuju tangga juara. 

Gagalnya meraih tiga angka membuat Persija gagal merapatkan jarak dengan Persib di puncak klasemen sementara Super League 2025/2026. Klub kebanggan The Jakmania ini tertinggal enam poin dari puncak klasemen. Tidak hanya itu, Persija juga berjarak lima poin dengan Borneo FC di posisi kedua.


Tinggalkan Komentar