Menolong Kawan Yang Hanyut, Tapi Justin Jadi Korban dan Belum Ditemukan - Telusur

Menolong Kawan Yang Hanyut, Tapi Justin Jadi Korban dan Belum Ditemukan

Timsar Medan sedang proses pencarian korban

telusur.co.id - Keceriaan lima remaja yang bermain dan mandi-mandi di Sungai Belumai, Dusun III Desa Bandar Labuhan Kelurahan Pekan Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang, Sumut, justru berbuah petaka. Sebab, Justin salah satu dari lima remaja menjadi korban dari derasnya air sungai, hingga jasadnya belum ditemukan.

Demikian disampaikan Kepala Kantor SAR Medan, Toto Mulyono, Sabtu (5/9/2020) mengatakan, sejak menerima informasi dari SAR FKKPI Tanjung Morawa, 7 (tujuh) orang personil langung diterjunkan ke TKP bersama dengan Potensi SAR binaan dari Jagat Samagram Indonesia (JSI).

“Kita menerima informasi Jumat malam sekitar pukul 17.00 Wib. Lalu, tujuh orang personil langung kita terjunkan ke TKP bersama dengan Potensi SAR binaan kita dari Jagat Samagram Indonesia (JSI), TIM SAR itu kita lengkapi dengan peralatan water rescue dan menggunakan perahu LCR saat ini personil dilapangan masih melakukan pencarian korban sampai dini hari tadi, sekitar pukul 05.00 Wib belum kita temukan,” ujar Mulyono.

Sampai saat ini, proses pencarian korban masih dilanjutkan. Senada, Humas Basarnas Medan, Hisar Turnip via selulernya juga menyampaikan, pencarian terhadap korban masih dilanjutkan, Sabtu (5/9/2020), dan tadi pagi Tim kembali menyisir banataran sungai yang keruh, namun sampai  pukul 10.00 Wib. “Tim kita belum menemukan korban.”

Hisar menjelaskan kronologisnya. Kata dia, saat para remaja ini asik berenang, tiba-tiba Justin dan teman-temanya melihat Tata (14) sempat megab-megab dan terbwa derasnya air sungai Belumai (TKP). Secara spontan, Justin menolong Tama (14).

Namun, saat Tata berhasil mendarat ketepi sungai. Justin justru tak terlihat. Diduga tergulung derasnya arus sungai hingga tenggelam.

Lebih jauh, Hisar menjelaskan jika Justin sebenarnya kurang pandai berenang namun setelah berhasil menolong temannya hingga ke pinggir sungai, arus sungai semakin besar karena hujan baru turun membuat debit air semakin tinggi dan keruh.

Korban kehabisan tenaga untuk sampai kepinggir sungai, dan korban sempat sempat ditolong kawan-kawannya dengan memegang tangan si Justin, namun karena kelelahan akhirnya korban terlepas dan hanyut hingga akhirnya hilang dari ratapan mata, selanjutnya rekan korban pulang dan memberiotahukan kepada TIM SAR FKPPI disana. [ham]


Tinggalkan Komentar