MTQ Ke-36 Tingkat Jabar, Bukanlah Penghalang Bagi Kafilah Dalam Uji Prestasi - Telusur

MTQ Ke-36 Tingkat Jabar, Bukanlah Penghalang Bagi Kafilah Dalam Uji Prestasi


telusur.co.id - Ketua Umum LPTQ Jawa Barat, Dr. Hj. Dewi Sartika, bersama jajaran pengurus lainnya didampingi panitia pelaksana MTQ ke-36 tingkat Jawa Barat, Kamis malam (04/09/2020) pukul 19.00 Wib. Mengecek kesiapan pelaksanaan MTQ yang pembukaannya besok Jumat, tanggal 04 dan hingga berakhir 11 September 2020, di halaman Kantor Bupati Subang.

Adapun kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tetap menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan. Mengingat situasi saat ini dalam keadaan Pandemi Covid-19.

Dalam pelaksanaan kegiatan MTQ ke-36 tingkat Jawa Barat ini, adalah sebuah tantangan dan ancaman yang dihadapi oleh seluruh Kafilah Kabupaten/ Kota yang ikut berkiprah dalam perhelatan MTQ tersebut, karena situasi dan kondisi pandemi covid-19. Namun sejatinya kafilah untuk uji prestasi sekalipun dirundung ancaman pandemi covid-19, bukanlah suatu penghalang berkiprah dalam perhelatan MTQ.

Ketua Umum LPTQ Jawa Barat, Dr. Hj. Dewi Sartika mengatakan, optimisme untuk tetap berprestasi di tengah pandemi inilah yang terus digaungkan.

Memelihara optimisme untuk tetap berprestasi di tengah kewaspadaan terhadap penyebaran virus corona menjadi hal yang harus benar-benar dimiliki oleh setiap kafilah.

“Situasi pandemi ini tidak boleh membuat kita menjadi surut untuk meraih prestasi. Justru ini adalah tantangan besar bagi seluruh kafilah MTQ Jawa Barat untuk tetap menunjukkan prestasi di tengah situasi yang paling sulit sekalipun. Dalam situasi pandemik seperti sekarang ini, semangat yang harus kita gelorakan adalah Jabar Juara, MTQ Juara,” kata Dewi Sartika kepada wartawan, Jumat (04/09/2020). 

Menurut Dewi Sartika, perhelatan MTQ Tingkat Provinsi Jawa Barat ke-36 di Kabupaten Subang kali ini memang benar-benar terasa berbeda dari yang sudah-sebelumnya.

Karena situasi dan kondisi pandemi Covid-19 yang masih menghantui sehingga membuat penggelaran MTQ kali ini terasa istimewa dan luar biasa. Dimana MTQ tersebut diselenggarakan dalam keadaan yang benar-benar dihantui kekhawatiran oleh ancaman yang tak kelihatan.

“Dengan adaptasi kebiasaan baru (AKB) MTQ tetap dilaksanakan dengan antusiaisme tinggi dengan berpegang pada protokol kesehatan secara ketat,” paparnya.

Kendati dalam situasi demikian, menurut Dewi Sartika, hal yang menjadi tuntutan dari seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan MTQ ini, tiada lain dengan ketaatan tanpa kompromi pada protokol kesehatan.

“Seluruh kafilah, serta semua orang yang terlibat dalam MTQ wajib hukumnya menempatkan keselamatan dan kesehatan bersama sebagai aturan tertinggi,” tuturnya.

Sekalipun MTQ kali ini di dilaksanakan di tengah ancaman pandemi covid-19, dirinya berharap agar para kontestan yang berlomba di ajang MTQ ini tidak melupakan untuk tetap semangat meraih prestasi setinggi - tingginya.

“Ya, sekalipun dirundung ancaman Covid-19, Saya berharap MTQ ini, dapat melahirkan para juara dengan kualitas mumpuni, dan membawa nama baik Jawa Barat di level Nasional. Dan sekaligus melahirkan bibit-bibit hebat yang bersama ikut mewujudkan Jawa Barat Juara Lahir Batin dengan Inovasi dan Kolaborasi,” pungkasnya. [ham]


Tinggalkan Komentar