Mudik Dilarang Tapi Tempat Wisata Boleh, Tokoh NU : Yang Dilarang Itu Apanya? - Telusur

Mudik Dilarang Tapi Tempat Wisata Boleh, Tokoh NU : Yang Dilarang Itu Apanya?

Nadirsyah Hosen

telusur.co.id - Tokoh Nadhlatul Ulama (NU) Nadirsyah Hosen meminta pemerintah konsisten dalam menjalankan kebijakan pengendalian penyebaran virus Covid-19 di Indonesia. 

Tapi, yang membuat Nadirsyah heran adalah kebijakan pemerintah tidak mencerminkan konsistensi. Disatu sisi, untuk pencegahan penyebaran virus, maka mudik lebaran dilarang, tetapi tempat wisata dibolehkan.

"Mudik dilarang. Tapi ke tempat wisata, boleh. Santri juga boleh pulang. Kebijakan gak konsisten begini yang bikin susah jelasin ke masyarakat," ungkap Nadirsyah dalam akun twitternya, @na_dirs, Sabtu.

Karena kebijakan itu, dosen Fakultas Hukum Universitas Monash sejak 2015 itupun mempertanyakan inti dari larangan yang dibuat oleh pemerintah.

"Jadi sebenarnya yang dilarang itu apanya? Kerumunannya? Risiko penularannya? Atau apanya? Kami setuju mudik dilarang. Tapi konsisten!" tegas Ra'is Syuriah, pengurus cabang istimewa NU di Australia dan Selandia Baru sejak 2015.

Juru Bicara Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Masduki Baidlowi, sebelumnya, meminta pemerintah daerah tidak menerapkan larangan mudik Idulfitri bagi para santri. Dia ingin para santri bisa merayakan Idulfitri bersama keluarga di rumah masing-masing.

"Wakil Presiden minta agar ada dispensasi untuk santri bisa pulang ke rumah masing-masing, tidak dikenakan aturan-aturan ketat terkait larangan mudik," kata Masduki kepada wartawan, Jumat (23/4). [ham]


Tinggalkan Komentar