telusur.co.id, Anggota Komisi VI DPR RI, Nasim Khan meminta PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN untuk menggencarkan pemerataan pembangunan jaringan listrik di seluruh Indonesia, khususnya di dusun-dusun perdesaan di Dapil III Jawa Timur (Banyuwangi, Situbondo dan Bondowoso).
Pasalnya, tidak semua masyarakat dusun di pelosok pedesaan di dapilnya sudah menikmati aliran listrik PLN. Padahal, PLN, kata Nasim, saat ini mengalami kelebihan pasokan listrik sebesar 7 gigawatt (GW) hingga akhir 2022.
"Di daerah saya beberapa dusun belum teraliri listrik. Memprosesnya saja susahnya luar biasa," kata Nasim Khan saat Rapat Dengar Pendapat dengan PLN di Komisi VI DPR RI, Rabu (15/2/2023).
Selain itu, kata Nasim, Belum dirasakannya suplai energi listrik secara baik dan merata oleh masyarakat di seluruh pelosok negeri merupakan salah satu bentuk kesenjangan dalam pemerataan pembangunan.
Terlebih, Pada tahun 2022, PLN sudah menerima dana PMN sebesar Rp 5 triliun yang digunakan untuk menyediakan infrastruktur listrik bagi masyarakat 3T.
"Apalagi sudah dapat bantuan PMN dan lain sebagainya, kita harapkan ini bisa menyentuh hingga ke daerah-daerah yang benar-benar memang kesulitan untuk mengakses jaringan listrik," kata Ketua Kelompok Fraksi PKB di Komisi VI DPR RI ini.



