telusur.co.id - Mantan Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah mengkritik pernyataan Menteri Agama Fachrul Razi yang melarang cadar dan pakaian cingkrang di pemerintahan.
“Pak Menteri yth, tugas prioritasmu memperbaiki lembaga yang dikenal masih buruk kinerjanya dan korup. Negara tidak menugaskanku untuk mengurus cara orang pakai baju,” ucap Fahri Hamzah melalui akun twitternya, Jumat.
Menurut Fahri, urusan memakai baju dan pakaian yang akan dipakai adalah pilihan privat. Evolusi cara orang berpakaian itu komplek. Dan negara tidah usah ikut campur.
Kalau menteri mau perbaiki cara berpikir dan bertindak masyarakat, kuatkan tulang punggungnya dengan pendidikan dan ekonomi yang baik. Begitu pendidikan masyarakatnya tinggi dan pendapatan perkapita membaik, maka orang menjadi semakin rasional dan beradab. “Ada penyesuaian.”
Dilanjutkan Fahri, abjad menyelesaikan masalah itu selalu mulai dari diri sendiri. Kalau kementrian yang dipimpin kotor dan kelihatan berantakan mana bisa orang hormat dengan omongan kementerian bapak. Tapi kalau pemerintah nampak disiplin, rakyat akan ikut disiplin. “Coba dulu deh pak,” dia mengingatkan.
“Susah ya. Kasian aja sih. Harusnya amanah menteri itu dipakai untuk menata pikiran dan perasan keberagamaan seluruh bangsa. Ini malah belum sebulan sudah bikin kacau pikiran dan perasaan. Abjad kerja yang kacau gak akan hasilnya apa-apa kecuali kekacauan itu sendiri. Gitu pak,” tuntasnya. [Ham]



