telusur.co.id - Ajudan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, Dhani Wirianata membocorkan isi perbincangan dengan bosnya, mengenai virus corona atau Covid-19 yang melanda dunia, tak terkecuali Indonesia.
"Sore kemarin kami sempat berdiskusi mengenai kondisi pandemi yang terjadi saat ini, pak Prabowo katakan 'saya hanya dilatih perang kepada musuh yang terlihat, akan tetapi saya selalu diajarkan untuk menghadapi situasi yang paling buruk,” tulis Dhani di Instagramnya @dhaniwirianata.
Menurut Dhani, Prabowo masih optimistis Indonesia bisa memerangi virus ini.
"Tidak ada kata terlambat dalam memerangi virus ini, saya berkesimpulan bahwa opsi terbaik menurut Pak Prabowo saat ini adalah lock down seperti yang dilakukan beberapa negara yang angka terjangkitnya cukup tinggi, tujuannya untuk mencegah penularan virus ini lebih melebar," tulis Dhani.
Dijelaskan Dhani, dalam waktu dua minggu terakhir ini, Prabowo fokus melawan corona melalui jajaran Kementerian Pertahanan (Kemenhan) dan TNI.
"Tentunya dengan terus berkoordinasi dengan Ketua Gugus tugas Letjen. TNI. Doni Monardo dan para Dokter TNI," tuturnya.
Sebagai Menhan, sambung Dhani, Prabowo terus berusaha membantu masyarakat dalam memerangi pandemi corona. Apalagi, penyebaran virus ini sangat cepat.
"Karena penyebaran virus ini begitu cepat dan kami mendengar banyak dari para dokter dan perawat membutuhkan alat pelindung diri, Kemenhan akan mengadakan 20.000 alat pelindung diri untuk nantinya dibagikan kepada dokter dan perawat terutama untuk Rumah Sakit di bawah Kemenhan dan TNI. Selain itu Kemenhan juga akan mendatangkan alat instant test covid 19 yang dalam waktu dekat ini akan datang," tandasnya.[Fhr]



