telusur.co.id - Seorang pejabat senior Iran menyatakan bahwa seluruh aset dan kepentingan Amerika Serikat dan Israel di kawasan Timur Tengah kini menjadi “target yang sah” menyusul serangan gabungan terhadap wilayah Iran.
Dalam pernyataannya kepada Al Jazeera, pejabat tersebut mengatakan Iran telah memberi tahu Israel untuk “bersiap menghadapi apa yang akan datang”. Ia menegaskan bahwa respons Teheran akan diumumkan secara terbuka dan “tidak ada garis merah”.
“Semua aset dan kepentingan Amerika dan Israel di Timur Tengah telah menjadi target yang sah. Tidak ada garis merah setelah agresi ini, dan semuanya mungkin terjadi, termasuk skenario yang sebelumnya tidak dipertimbangkan,” kata pejabat itu.
Ia menambahkan bahwa Washington dan Tel Aviv telah “memulai agresi dan perang yang akan memiliki dampak luas dan jangka panjang”. Menurutnya, Iran tidak terkejut dengan serangan gabungan tersebut dan telah menyiapkan “tanggapan yang kompleks tanpa batas waktu”.
Pejabat itu juga menolak setiap seruan agar Iran menunjukkan pengekangan atau menyerah. “Setiap ajakan seperti itu tidak dapat diterima dan hanya angan-angan belaka,” ujarnya.
Pernyataan tersebut mempertegas eskalasi ketegangan di kawasan, di tengah kekhawatiran internasional akan potensi meluasnya konflik di Timur Tengah. [ham]



