telusur.co.id - Anggota Komisi IX DPR RI Dewi Aryani memandang perlu agar Pemerintah mengumumkan pemeriksaan dugaan Covid-19 gratis agar masyarakat segera mendatangi rumah sakit jika terindikasi virus tersebut.
"Apalagi, masyarakat yang tidak punya dana cukup, dan tidak atau belum memiliki kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)/Kartu Indonesia Sehat (KIS)," kata Dewi Aryani seperti dilansir Antara, Selasa (3/3/20).
Ia juga mengimbau masyarakat untuk waspada dan jujur dalam menyikapi kasus virus Corona (Covid-19). Misalnya, ada yang sakit segera melaporkan secara sukarela untuk kepentingan umum dan membantu mencegah penyebaran virus tersebut.
Politikus PDI Perjuangan ini lantas meminta masyarakat tidak perlu panik, apalagi sampai memborong hal-hal yang tidak perlu. Hal ini mengingat stok pangan cukup.
Dewi memgatakan, setelah Presiden Joko Widodo dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengonfirmasi dua warga negara Indonesia positif terkena Covid-19, beritanya langsung viral. Hal ini berdampak menghilangnya stok masker di pasaran. Bahkan dua pekan sebelumnya sudah susah mendapatkannya.
Dia mengaku sempat menghubungi beberapa rumah sakit dan mengunjungi berbagai lokasi apotek dan toko. Dia mendapati fakta bahwa stok masker kosong, menghilang dari pasaran.
Dia menegaskan, pemerintah pusat dan daerah harus bertanggung jawab menyegerakan penyediaan masker untuk masyarakat. Hal ini, menurut Dewi, tidak bisa dianggap sepele karena jika masih kosong stok, akan menambah kepanikan masyarakat.
Ia menegaskan, Pemerintah harus segera mengupayakan produsen masker legal untuk mengantisipasi kebutuhan masker yang makin meningkat, baik untuk kebutuhan rumah sakit maupun masyarakat luas.
Hal itu termasuk melibatkan kepolisian di semua daerah untuk menyisir kemungkinan para oknum yang mengambil keuntungan dari situasi ini dengan memproduksi masker ilegal, termasuk yang mendaur ulang masker bekas.
Selain itu, Dewi menilai penting kampanye untuk menyerukan budaya hidup bersih, rutin berolahraga, serta gemar makan sayur dan buah-buahan lokal. Oleh karena itu, pola hidup sehat dan bersih perlu dilaksanakan oleh setiap individu.
"Pencegahan penyebaran virus corona dilakukan dengan menjaga kebersihan dan penggunaan masker saat di luar rumah," katanya.
Dia juga memandang perlu pelibatan semua puskesmas, perangkat desa se-Indonesia, dan komunitas penggiat kesehatan.
"Tindakan preventif harus menjadi prioritas guna mencegah penyebaran Covid-19 secara masif," pungkasnya. [Tp]



