telusur.co.id - Dalam kunjungan ke Turki selama tiga hari, Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, juga Menhan Turki Hulusi Akar.

Pertemuan. dikabarkan untuk membahas penguatan kerja sama pertahanan RI-Turki. Kabarnya, dalam pertemuan itu berlangsung diskusi interaktif mengenai berbagai aspek kerja sama pertahanan.

Foto-foto pertemuan Menhan RI, Presiden Turki dan Menhan Turki pun beredar di media sosial, Sabtu (30/11/2019).

Terkait pertemuan itu, KBRI Ankara melalui keterangan tertulis mengatakan jika pertemuan berlangsung hangat dan interaktif. Menhan Prabowo menyampaikan salam dari Presiden Jokowi dan keinginan Indonesia untuk semakin memperkuat kerjasama pertahanan dan industri pertahanan yang sudah ada selama ini.

"Sementara itu, Presiden Erdogan juga menegaskan kembali perhatian khusus Turki terhadap hubungannya dengan Indonesia, termasuk di bidang kerja sama pertahanan," kata Duta Besar RI untuk Turki, Lalu Muhamad Iqbal.

Sebelum diterima Presiden Erdogan, Menhan Prabowo melakukan kunjungan resmi ke Menteri Pertahanan Turki, Hulsi Akar, dan diterima dengan upacara kemiliteran. Prabowo juga melakukan kunjungan kehormatan kepada Ketua Presidensi Industri Pertahanan (SSB), Ismail Demir.

"Menhan (Prabowo) mengharapkan agar Perjanjian Pertahanan diantara kedua negara dapat segera dibahas dan ditandatangani," kata Dubes Iqbal.

"Tidak hanya peningkatan kemampuan alutsista yang menjadi perhatian Menhan dalam pertemuan-pertemuan tersebut, tapi juga kapasitas personil TNI mendapatkan perhatian. Karena itu kerja sama di bidang pendidikan dan pelatihan akan mendapatkan porsi perhatian yang signifikan dan akan segera dimulai."

Indonesia dan Turki memiliki kerja sama yang kuat di bidang pertahanan. Kedua negara sudah memiliki Nota Kesepahaman tentang Kerja sama Industri Pertahanan sejak 2010 dan akan diperluas melalui Nota Kesepahaman Kerja sama Pertahanan yang diharapkan dapat ditandatangani pada 2020.

Indonesia-Turki juga sudah berhasil mengembangkan bersama tank kelas menengah (medium tank) dengan teknologi terbaru. Tank tersebut diharapkan sudah akan mulai diproduksi bersama pada 2020. [ipk]