telusur.co.id - Partai Golkar diharap dapat mengusung calon sendiri di Pemilihan Kepala Daerah 2020.
Harapan itu disampaikan Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Azis Syamsuddin dalam keterangan kepada wartawan, Sabtu (1/2/2020).
"Menuju Pilkada 2020, partai harus menunjukkan keberhasilannya dalam melakukan pembinaan kader," kata Azis.
Kader yang dicalonkan, kata Wakil Ketua DPR RI ini, tentunya telah melalui proses dalam mekanisme dan aturan partai untuk diusung di Pilkada Serentak 2020.
"Dan dalam mengusung calon dari kader (partai) juga harus memperhatikan keseimbangan dari koalisi yang ada dari setiap daerah, dengan memperhatikan geopolitik," kata Azis.
Diketahui, Pilkada serentak akan dilaksanakan pada 23 September 2020. Pilkada ini akan menentukan gubernur/wakil gubernur di sembilan provinsi, wali kota/wakil wali kota di 37 kota, dan bupati/wakil bupati di 224 kabupaten.
Pendaftaran pasangan calon kepala daerah dilakukan pada 16-18 Juni 2020 dan ditetapkan pada 8 Juli 2020.
Kemudian, setiap pasangan calon kepala daerah akan berkampanye selama 71 hari, mulai dari 11 Juli hingga 19 September 2020.
Masa kampanye pada Pilkada 2020 lebih singkat dibandingkan pilkada sebelumnya, yaitu 129 hari.
Hal ini dilakukan untuk menghemat anggaran dan mengurangi ketegangan di masyarakat.
Masa jabatan kepala daerah terpilih pun hanya selama 3,5-4 tahun agar Pilkada 2024 bisa diselenggarakan serentak secara nasional. [ipk]



