telusur.co.id - Anggota Komisi III DPR Taufik Basari meminta, temuan Komisi Komnas HAM terkait kasus kematian laskar Front Pembela Islam (FPI), harus menjadi bahan penyelidikan Polri.
"Polri hendaknya menjadikan hasil investigasi Komnas HAM sebagai bahan penyelidikan lebih lanjut terhadap peristiwa penembakan terhadap 6 anggota FPI," kata Taufik di Jakarta, Sabtu (9/1/21).
Menurut dia, hasil investigasi Komnas HAM merupakan dokumen hukum yang harus ditindaklanjuti. Terlebih, Komnas HAM adalah lembaga negara yang bekerja berdasarkan undang-undang.
Dijelaskannya, Komnas HAM menemukan bahwa benar terjadi peristiwa penyerangan bersenjata terhadap aparat kepolisian yang sedang bekerja sehingga mengakibatkan tewasnya 2 orang.
Selain itu, temuan Komnas HAM menyebutkan 4 orang lainnya yang ditembak di dalam mobil yang dibawa Polisi. Sehingga terdapat 2 peristiwa dalam konteks yang berbeda.
"Temuan Komnas HAM sebenarnya masih selaras dengan rekonstruksi yang dilakukan pihak Kepolisian. Namun khusus untuk penembakan 4 orang di dalam mobil mesti didalami pihak Kepolisian dengan penyelidikan lanjutan mengenai bagaimana peristiwa yang sebenarnya terjadi dengan menggunakan metode scientific investigation," ujarnya.
Karena itu, Kepolisian harus melakukan pengujian lanjutan dengan mengkaji hasil otopsi terhadap tubuh 4 korban dan mengkaji hasil uji balistik untuk memastikan beberapa hal.
Pertama, posisi lubang peluru di tubuh 4 korban, kedua letak sisa tembakan yang menembus di dalam mobil jika ada. Ketiga, jarak dan posisi tembakan, keempat, dalam keadaan bagaimana penembakan di mobil tersebut dilakukan.
Kelima, apakah benar ada perlawanan dari korban sehingga harus dilakukan penembakan, keenam, dari senjata siapa penembakan di dalam mobil tersebut dilakukan, dan ketujuh siapa saja nama personel Polri yang terlibat dalam peristiwa tersebut.
"Kejelasan mengenai peristiwa penembakan 4 orang di dalam mobil inilah yang dibutuhkan untuk memastikan apakah terdapat 'unlawfull killing' dalam peristiwa tersebut," tutur dia.
Politisi NasDem itu berharap koordinasi antara pihak Kepolisian dengan Komnas HAM dapat dilanjutkan dan dapat berjalan dengan baik demi memastikan terang dan jelasnya peristiwa ini.[Fhr]



