PON 2024 Digelar di Dua Provinsi, Menteri PUPR Minta Pemprov Aceh dan Sumut Proaktif - Telusur

PON 2024 Digelar di Dua Provinsi, Menteri PUPR Minta Pemprov Aceh dan Sumut Proaktif

Menteri PUPR menerima kunjungan Menpora, Ketua DPRD dan Ketua KONI Aceh

telusur.co.id - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meminta Provinsi (Pemprov) Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) proaktif untuk mendapatkan bantuan pembangunan infrastruktur dari pusat.

Hal itu terkait dengan rencana dukungan infrastruktur dari Kementerian PUPR dalam rangka persiapan Pekan Olahraga Nasional ( PON) XXI di Aceh dan Sumut pada tahun 2024.

"Pemerintah Daerah susun dulu master plan-nya, infrastruktur apa saja yang akan di bangun di Aceh dan Sumatera Utara," kata Basuki dalam keterangannya, Selasa (2/2/21).

Basuki menjelaskan, jika penyusunan master plan tuntas, Pemda harus mengetahui infrastruktur mana saja yang membutuhkan APBD maupun APBN.

Untuk venue renang, Basuki menyarakan dibangun dengan konsep semi outdoor seperti di Gelora Bung Karno. Sehingga perawatannya tidak terlalu mahal. "Jangan hanya membangun, tetapi keberlanjutannya juga harus dipikirkan,” ingatnya.


Sebagai informasi, PON XXI 2024 merupakan kali pertama PON diselenggarakan di dua tempat. Provinsi Aceh dan Sumatera Utara terpilih sebagai tuan rumah bersama penyelenggaraan PON XXI 2024 dalam Rapat Tahunan KONI Pusat 2018. 

Namun Surat Keputusan (SK) penetapan resmi tersebut baru diberikan oleh Menpora pada November 2020 setelah dilakukan revisi aturan PP Nomor 17 tahun 2007. Sebab aturan lama hanya mengenal satu provinsi untuk menjadi tuan rumah.

Sementara untuk PON XX di Papua direncanakan akan diselenggarakan pada Oktober 2021. Empat dari tujuh venue PON XX telah siap untuk diserahterimakan dari Kementerian PUPR ke Pemerintah Daerah. 

Keempat venue tersebut yakni Venue Area Aquatic, Venue Istora Papua Bangkit dan Venue Arena Cricket dan Hockey Indoor dan Outdoor yang merupakan amanat dari Inpres No. 10/2017. Untuk teknis pelaksanaan PON XX sendiri masih dalam tahap diskusi apakah dilaksanakan dengan atau tanpa penonton.[Fhr]


Tinggalkan Komentar