Program Kartu Sembako untuk 18,5 Juta Keluarga Dinilai Tidak Efektif - Telusur

Program Kartu Sembako untuk 18,5 Juta Keluarga Dinilai Tidak Efektif

Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi Demokrat, Nanang Samodra. (Foto: dpr.go.id).

telusur.co.id - Program kartu sembako yang diusulkan oleh Kementerian Sosial untuk 18,5 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dinilai tidak efektif. Pasalnya, penyebaran pandemi Covid-19 di Indonesia sudah dapat terkendali.

Begitu disampaikan Anggota Komisi VIII DPR RI Nanang Samodra saat mengikuti Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI dengan Menteri Sosial Juliari Batubara di Gedung Nusantara II, Jakarta, Kamis (3/9/20) kemarin.

“Memang di tahun 2020 Covid-19 ini tidak terarah, semua panik, tetapi 2021 mendatang kondisi sudah berbeda penanganannya, juga bisa lebih fokus lagi,” kata Nanang.

Politisi Partai Demokrat ini mengatakan saat ini Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) yang ada di Indonesia sudah cukup melonggar. Lokasi pelayanan rapid test banyak tersebar serta vaksin dan obat-obatan Covid-19 akan segera menyusul untuk disebarluaskan.

“Angka 18,5 juta yang diusulkan masih terlalu tinggi, Pak Menteri, karena saat ini PSBB sudah longgar, rapid test dimana-mana, vaksin dan obat juga akan segera menyusul. Lebih baik direvisi lagi angkanya, karena kita tidak mau 2021 itu anggarannya jadi percuma,” ujar Nanang menyarankan.

Lebih lanjut legislator dapil Nusa Tengggara Barat II itu mengapresiasi langkah Kemensos yang sudah bekerja keras membantu masyarakat dalam menghadapi pandemi virus Covid-19.

“Mensos ini kinerjanya baik sekali terus-menerus membagi kepada masyarakat tanpa kenal lelah,” katanya. [Tp]


Tinggalkan Komentar