telusur.co.id - Politisi Partai Demokrat, Rachland Nashidik meminta kepada seluruh kader dan pengurus Partai Demokrat agar tidak 'cawe-cawe' dalam urusan perombakan kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin.
"Kader Partai Demokrat tak perlu ikut bersuara siapa perlu diganti dalam reshuffle," ujar Rachland, mengingatkan melalui akun twitternya @RachlanNashidik, Jumat.
Menurut dia, masalah kocok ulang kementerian merupakan urusan Presiden. Beban dan resiko politik reshuffle juga ditanggung Presiden, baik atau buruk hasilnya nanti di mata rakyat.
Dalam situasi saat ini, lebih baik tenaga dan pikiran dicurahkan untuk kepentingan rakyat Indonesia dalam mengatasi kesulitan akibat pandemi Covid-19. "Demokrat fokus saja perjuangkan kesejahteraan rakyat dan demokrasi," katanya.
Seperti diketahui, Presiden Jokowi membentuk Kementerian Investasi dan menggabungkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan Kementerian Riset. Beberapa tokoh juga sudah dipanggil ke Istana negara. [ham]



