telusur.co.id - Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI dan Polri harus menjadi contoh masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan. Para pejabat harus berani menindak anggotanya yang melanggar Protokol Kesehatan.
Hal ini sampaikan Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang dalam acara rapat koordinasi tentang Covid-19 tindak lanjut Penanganan Covid-19 di Kabupaten Serdang Bedagai, khususnya di wilayah hukum Polres Serdang Bedagai, di Aula Patriatama Polres Serdang Bedagai, Rabu (18/11/20) pagi.
Robin mengatakan, sampai saat ini tingkat kematian akibat Covid-19 di Serdang Bedagai mencapai 10 orang. Karenanya, kata dia, Covid-19 tidak boleh diabaikan, sebab penularan bisa terus terjasi.
"Seluruhnya kita termasuk gugus tugas dan elemen masyarakat ini harus berperan dengan TNI/Polri dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang protokol kesehatan," ujar Robin.
Ia menambahkan, bahwa vaksin Covid-19 akhir November akan masuk ke Indonesia, ini akan diproses kembali di Menteri Kesehatan.
"Kita upayakan untuk yang terpapar jangan bertambah, mari kita kerja keras untuk lakukan pencegahan," katanya.
Robin mengungkapkan, negara-negara lain melakukan peraturan berbeda dalam penanganan Covid-19, misalnya melakukan lock down. Namun, Indonesia tidak melakukan lock down, tetapi melakukan PSBB di lokasi tertentu.
Dia menegaskan, Forkopimda harus berani mengambil tindakan hukum kepada pelanggar protokol kesehatan, sesuai dengan Inpres no 6 thn 2020, Pergub nomor 34, Perbub nomor 35.
"Kedepan, semua intansi terkait ikut dalam pencegahan Covid-19. Jika kita kompak, masyarakat pasti akan patuh tentang protokol kesehatan," ungkap Robin.
Robin menegaskan, di tengah situasi Pilkada, ASN dan TNI/Polri harus menjadi contoh masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan. Para pejabat harus berani menindak anggotanya yang melanggar protokol kesehatan.
Terkait Pilkada, ini juga menjadi sorotan terkait adanya yang melanggar protokol kesehatan. Karenanya, Robin meminta, jIka terjadi pelanggaran seperti itu, Bawaslu, KPU dan Gakkumdu agar berani membubarkan.
"Dalam pelaksanaan Pilkada, ASN harus netral. Sehingga pelaksanaan Pilkada Sergai kondusif," tegasnya.
Menurutnya, antisipasi Corona virus dalam pilkada sangat penting. Pasalnya, negara sudah mengucurkan dana besar dalam pelaksanaan Pilkada ini.
"Dengan kompaknya kita dalam penanganan Covid-19, maka Serdang Bedagai akan menjadi penyebaran terkecil Covid-19," pungkas Kapolres.
Sementara itu, Sekdakab Sergai HM Faisal Hasrimy menyampaikan apresiasi kepada TNI/Polri dalam penanganan Covid-19. Pasalnya, angka penyebaran Covid-19 di Sergai termasuk terendah.
"Kita juga membantu tim di lapangan agar dana BPT disalurkan kepada rekan-rekan di lapangan. Mari kita sama- sama berdoa terkait vaksin, semoga vaksin ini cepat didistribusikan kepada garda terdepan tenaga medis, TNI/Polri, dan Satpol PP," ujarnya.
"Mari seluruhnya kita ASN untuk menjadi contoh tauladan penerapan protokol kesehatan dan selalu menghimbau masyarakat," sambungnya.
Sebelumnya, Kabag Ops Polres Serdang Bedagai Kompol T Manurung memaparkan situasi Covid-19 di Wilayah Hukum Polres Sergai. [Fhr]



