Rayakan Idul Adha, Jimly: Jangan Lagi Ada Ujaran Kebencian - Telusur

Rayakan Idul Adha, Jimly: Jangan Lagi Ada Ujaran Kebencian


Telusur.co.id  - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshidiqie mengatakan, hari raya Idul Adha 1440 Hijriah ini henkdaknya menjadi momentum untuk terus menjaga persatuan, khususnya bangsa Indonesa. Karena, pesan dalam al-qur'an, untuk saling bekerjsama dalam kebajikan dan taqwa, bukan saling bekerjsama dalam dosa dan permusuhan.

"Sinergi untuk kebaikan dan taqwa, bukan berkomplot unutk berbuat dosa, narasi kebencian dan permusuhan di antara sesama," kata Jimly saat menjadi khatib shalat Idul Adha di Masjid Attauhid Arief Rahman Hakim UI, Salemba, Jakarta Pusat, Minggu (11/8/19).

Jimly mengimbau, semua elemen masyarakat menjaga hawa nafsu masing-masing untuk tidak berkomunikasi melalui media sosial dengan ujaran-ujarn kebencian.  Karena, hal seperti itu akan menimbulkan permusuhan antar sesama warga pengguna medsos.

Narasi kebecian dan permusuhan lewat medsos, kata Jimly, juga akan bepengaruh terhadap komunikasi antar keluarga, tetangga, lingkungan pendidikan maupun pekerjaan. Termasuk juga berpotensi menimbulkan permusuhan  antar golongan, bahkan antar umat beragama.

Melalui Idul Adha yang laksana forum konferensi umat Islam ini, Jimly kembali mengimbau untuk bersama-sama melakukan evaluasi  dan intopeksi diri agar tidak larut dalam pelbagai bentuk ujaran kebencian. 

"Semata-mata untuk mejaga ukhuwah Islamiyah dan ukhwah wathaniyah atau persaudaraan kebangsaan kita, agar internal umat Islam tidak mengalami perpecahan dan adu domba." 

"Demikian pula antar umat beragama dapat dirajut kembali kerukunan hidup bersama kita sebagai bangsa pasca pemilu dan Pilpres 2019," tukasnya.[Tp]

Laporan: Tio Pirnando


Tinggalkan Komentar