Resmikan 'Omah Budaya', Ananta Sebut Para Seniman Ikut Terdampak Covid-19 - Telusur

Resmikan 'Omah Budaya', Ananta Sebut Para Seniman Ikut Terdampak Covid-19


telusur.co.id -Para seniman dan seniwati yang tergabung dalam 'Paguyuban Mbangun Karso' menggelar acara pementasan di Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis di Bojong Nangka, Tangerang, Banten, Minggu (1/11/20).

Paguyuban seni budaya merupakan wadah kesenian tradisional yang diasuh oleh Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis sejak 2010. Totalnya terdapat 250 seniman yang tergabung dalam Paguyuban Seni Budaya Mbangun Karso. 

Anggota Komisi VI DPR RI Dapil Banten III, Ananta Wahana yang juga menjadi pengasuh Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis, dalam sambutanya, menyatakan bahwa pandemi Covid-19 telah membawa dampak berat, khususnya bagi para seniman. 

"Pementasan ini dilaksanakan khusus untuk para seniman yang telah vakum berlatih dan berpentas sejak Maret," kata Ananta. 

Ananta mengaku sangat berterima kasih kepada Kementerian BUMN, khususnya Hutama Karya (HK) dan Perum Perhutani yang ikut bergotong royong membantu para seniman di Paguyuban Seni Budaya Mbangun Karso.

Menurut Ananta, Hutama Karya telah berkontribusi besar dengan membangun kembali komplek Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis lewat program CSR (Corporate Social Responsibility). 

Apalagi, pembangunan kembali komplek Padepokan ini juga melibatkan para seniman yang ikut 'nyambi' menjadi tukang bangunan. 

"Lewat gotong royong ini, maka peresmian Omah Budaya yang telah selesai dibangun bisa diselenggarakan hari ini, lengkap dengan pentas seni budaya," tuturnya. 

Bersamaan dengan peresmian Omah Budaya ini, Perum Perhutani juga ikut menyumbangkan paket Bansos Sembako bagi 250 pekerja seni budaya yang hingga saat ini hidup dalam segala keterbatasannya akibat pandemi Covid 19.

Tokoh perwakilan para seniman, Mbah Suro, dalam sambutannya menyampaikan rasa harunya atas acara yang diselenggerakan untuk para pekerja seni budaya. 

Mbah Suro juga menyampaikan bahwa meski diselenggarakan Campur Sari, Tari Gambyong, Kuda Lumping dan lainnya, namun para peserta dan penonton tetap memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun. 

Ananta juga menyebut bahwa acara ini tidak mengundang penonton luar, tapi hanya mengundang perwakilan BUMN terkait, termasuk juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo. 

Ananta menegaskan bahwa acara ini harus bisa membuktikan jika para seniman dapat tetap berpentas dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, serta saling menjaga diri dan sesama.[Fhr] 

 

 


Tinggalkan Komentar