telusur.co.id - Ekonom senior, Rizal Ramli mengusulkan kepada pemerintah untuk menunda jadwal masuk sekolah dari Sekolah Dasar sampai SMA hingga awal tahun depan.
Usulan itu disuarakan karena pandemi virus corona di Indonesia masih tinggi. Sedangkan anak sekolah belum bisa menerapkan protokol kesehatan.
"Corona masih belum betul-betul menurun. Banyak SD, SMP padat sekali. Nyaris sulit utk jaga jarak. Presiden Jokowi dan Nadiem mohon sekolah SD, SMP & SMA diundur sampai awal tahun depan," usul Rizal Ramli, Rabu.
Mantan menteri ini berpatokan kepada negara yang penanganan dalam mencegah virus corona cukup baik saja masih mengundurkan jadwal masuk sekolah. "Jepang yang penanganan Corona & social distance -nya terjaga juga undurkan sekolah sampai Januari," bebernya.
Karena itu, alangkah lebih baik jika jadwal masuk anak sekolah di Indonesia juga diundur hingga awal tahun.
Saat ini, korban virus corona terus bertambah banyak. Bahkan, jika mengutip data dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI mencatat setidaknya ada 26 anak-anak yang positif terpapar virus corona di 21 provinsi di Indonesia.
Menteri PPA, Bintang Puspayoga saat video conference di Kantor BNPB, Jakarta, Rabu (22/4/2020) mengatakan data anak yang ODP 6.744, PDP 991, positif 26, sembuh 9 dan meninggal 6. [ham]



