telusur.co.idKementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop-UKM) diminta meningkatkan program-programnya untuk UMKM yang lebih merakyat dan membumi. Sehingga, kehadiran Kemenkop-UKM benar-benar dapat dirasakan di tengah-tengah masyarakat.

Pasalnya, selama ini banyak program kepada Koperasi dan UMKM yang justru dilakukan oleh Kementerian/Lembaga maupun BUMN lainnya, bukan oleh Kemenkop UKM itu sendiri.

"Kalau di Dapil saya, ditanya UMKM-UMKM itu yang banyak menyelenggarakan kegiatan di bidang itu justru lembaga-lembaga seperti Bank Indonesia punya rumah kurasi dan sebagainya," kata Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Sarmuji dalam Rapat Kerja Komisi VI dengan Kemenkop-UKM di Ruang Rapat Komisi VI, Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (14/2/2023).

Oleh karena itu, Legislator asal Dapil Jawa Timur IV ini meminta Kemenkop-UKM untuk dapat meningkatkan program-program yang murni dibuat oleh Kemenkop-UKM sendiri. Sehingga, kementerian yang membidangi urusan koperasi dan usaha kecil dan menengah tersebut dapat lebih dikenal oleh masyarakat.

"Saya menyarankan kepada Pak Menteri barangkali perlu desain untuk tahun berikutnya program-program yang betul-betul Kementerian Koperasi dan UKM lah yang tampil di depan. Karena ya tadi itu bagaimana menaikkan level UMKM kita yang asalnya itu ultra mikro menjadi makro, mikro menjadi menengah. Supaya UMKM kita itu semakin hari semakin bagus," kata Sarmuji.