telusur.co.id - Program Sekolah Rakyat dinilai mulai memberikan manfaat nyata bagi siswa, orang tua, hingga masyarakat di sekitar sekolah. Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Muhammad Husni, menyebut program tersebut sebagai salah satu terobosan pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin.
Husni mengatakan, perkembangan pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat kini semakin terlihat. Jika sebelumnya sejumlah kegiatan belajar mengajar masih harus menumpang di gedung lain, saat ini banyak Sekolah Rakyat telah memiliki gedung sendiri yang mendukung proses pembelajaran.
“Sekarang Sekolah Rakyat sudah banyak berdiri. Kemarin tahun lalu masih banyak yang menumpang. Ini sekarang sudah banyak terbangun,” kata Husni kepada wartawan, Rabu (19/8/2026).
Menurut Husni, pembangunan fasilitas baru juga mendukung penerimaan siswa untuk jenjang SMP hingga SMA. Ia menilai keberlanjutan program ini penting karena membuka kesempatan pendidikan bagi anak-anak yang berasal dari keluarga dalam kondisi kemiskinan.
Husni bahkan menyebut dampak Sekolah Rakyat tidak berhenti pada sektor pendidikan. Kehadiran sekolah dinilai turut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah sekitarnya.
“Saya boleh katakan ini program yang sangat luar biasa dan langsung dirasakan. Terobosan dilakukan oleh Pak Presiden dan manfaatnya langsung dirasakan, baik oleh orang tua siswa, siswa itu sendiri, dan juga meningkatkan ekonomi di wilayah Sekolah Rakyat itu sendiri,” ujarnya.
Husni mengaku telah mengunjungi puluhan Sekolah Rakyat di berbagai daerah. Dalam setiap kunjungan, ia memberikan motivasi kepada para siswa agar tidak menyia-nyiakan kesempatan memperoleh pendidikan.
Ia menyebut para siswa Sekolah Rakyat sebagai anak-anak yang mendapatkan peluang besar untuk membangun masa depan melalui pendidikan.
“Kalian anak-anak yang sekolah rakyat di sini adalah anak-anak yang beruntung. Karena yang sekolah rakyat di sana dari keluarga yang betul-betul miskin,” katanya.
Husni juga meminta para orang tua memberikan dukungan penuh kepada anak-anak mereka. Menurutnya, pemerintah telah mempersiapkan program tersebut sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
“Pemerintah mempersiapkan anak-anak kalian ini semua menjadi generasi-generasi terbaik, generasi-generasi emas untuk tahun 2045 nanti. Jadi bersyukurlah sudah diterima di Sekolah Rakyat,” tutur Husni.
Rasa Rindu Jangan Kalahkan Masa Depan
Husni memahami bahwa sebagian siswa harus tinggal di lingkungan sekolah sehingga tidak selalu dapat berkumpul dengan keluarga. Kondisi tersebut, menurutnya, merupakan tantangan yang harus dihadapi demi mendapatkan pendidikan dan masa depan yang lebih baik.
“Jangan pernah berpikir rasa rindu mengalahkan niat, karena mereka kan menetap. Rasa rindu jangan sampai mengalahkan masa depan daripada anak-anak kita itu sendiri,” tegasnya.
Ia berharap keberlanjutan Sekolah Rakyat terus mendapat dukungan sehingga tujuan pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mencetak generasi unggul dapat terwujud.
“Memang ini pekerjaan yang sangat luar biasa oleh Pak Presiden kita untuk menciptakan generasi-generasi hebat,” pungkas Husni.



