telusur.co.id, Jakarta – Sejak Presiden Joko Widodo (Jokowi) disuntik vaksin Covid-19 pada 13 Januari 2021, pemerintah terus menggencarkan program vaksinasi guna menekan angka penyebaran COVID-19 di Indonesia. Selain menyelesaikan pandemi, program vaksinasi juga diharapkan bisa meningkatkan roda perekonomian.
Berbagai langkah pun terus dilakukan guna mempercepat proses vaksinasi nasional Covid-19, seperti edukasi, sosialisasi dan pendataan vaksinasi Covid-19 mulai dari pusat hingga ke pelosok negeri.
“Kami sudah mendata kebutuhan Kabupaten Tangerang untuk mendapatkan program vaksinasi tahap pertama dan kedua, ada 212.000 jiwa yang terdiri dari tenaga Kesehatan, lanjut usia, tenaga pendidik, pelayan publik, termasuk pedagang pasar. Kita utamakan vaksinasinya dilaksanakan pada lokasi yang tingkat kerawanannya tinggi,” kata Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar dalam sebuah Dialog Produktif bertema 'Vaksinasi: Semua Harus Kontribusi' yang diselenggarakan KPCPEN dan disiarkan di FMB9ID_IKP, Kamis (18/03/2021).
Menurut Ahmed Zaki antusiasme masyarakat Kabupaten Tangerang terhadap program Vaksinasi Covid-19 sangat tinggi. Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya warga yang sudah divaksin.
“Terlebih setelah saya divaksinasi dan tidak menemukan masalah, Wakil Bupati dan seluruh tenaga medis juga tidak ada masalah. Hal ini mendorong antusiasme tinggi kepada warga. Per hari ini 34.000 orang yang sudah kita vaksinasi” kata Ahmed Zaki.
Untuk mempercepat vaksinasi lansia, Pemkab Tangerang telah bekerja sama dengan mitra-mitra termasuk dengan Grab, Good Doctor, instansi pendidikan seperti Universitas Atmajaya, dan rumah sakit umum swasta di wilayah Pemkab Tangerang. “Kami mendorong semangat gotong royong dalam rangka mempercepat dan membantu vaksinasi kepada masyarakat. Tentu saja informasi proses vaksinasi ini perlu kita jelaskan secara menyeluruh kepada masyarakat,” ujar Ahmed Zaki.
Sementara itu, President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata menyampaikan bahwa perusahaannya menyambut baik ajakan Menteri Kesehatan untuk mensukseskan Program Vaksinasi Covid-19.
“Saat Menteri Kesehatan mengajak mitra-mitra swasta, kita bersama Good Doctor langsung mengadakan Grab Vaccine Center. Selain mitra pengemudi, kita juga memvaksinasi pelayan publik, pekerja pariwisata, dan lansia,” kata Ridzki Kramadibrata.
Untuk memudahkan sasaran vaksinasi mengakses lokasi, Grab Vaccine Center di Tangerang, kata Ridzki Kramadibrata, bisa didatangi langsung masyarakat menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua.
Untuk mengurangi penolakan saat masyarakat nanti hadir di lokasi vaksinasi, pihaknya mengaku telah menggunakan platform tele medicine Good Doctor yang tentunya memudahkan masyarakat untuk melakukan screening kesehatan.
"Layanan pra-screening yang dilakukan Good Doctor ini membuat tahapan vaksinasi lebih sederhana, cepat dan nyaman. Sehingga nanti di lokasi vaksinasi sudah tidak menggunakan kertas sama sekali. Masyarakat tinggal menunjukkan undangan dan masuk ke proses selanjutnya,” ujar Head of Vaccination Task Force Good Doctor Technology Indonesia, dr. Stephanie Wirjomartani.
Sekedar Informasi, Kolaborasi antara Pemkab Tangerang, Grab, Good Doctor, Kemenkes, dan Pemkot Tangerang Selatan ini telah berhasil memvaksinasi 5000 jiwa dalam sehari dan total 7500 dalam dua hari pelaksanaannya.



