Seorang Pria Terbujur Kaku di Taman Ciganea, Warga Purwakarta Geger - Telusur

Seorang Pria Terbujur Kaku di Taman Ciganea, Warga Purwakarta Geger

Penemuan mayat seorang pria yang terbujur kaku di taman, wilayah Desa Mekargalih Kecamatan Jatiluhur Kabupaten Purwakarta, Senin (4/1/21). (Foto: telusur.co.id/Deni).

telusur.co.id - Warga Purwakarta digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria yang terbujur kaku di taman, wilayah Desa Mekargalih Kecamatan Jatiluhur Kabupaten Purwakarta, Senin (4/1/21).

Mayat pria yang mengenakan kaos berwarna coklat dan celana pendek warna hitam itu, sontak membuat warga sekitar menjadi geger dan ingin mengetahui siapa sosok mayat tersebut.

Tak lama kemudian, Babinsa Desa Mekargalih dan beberapa anggota kepolisian tampak hadir di lokasi untuk mengamankan area, dengan cara melakukan police line di lokasi penemuan mayat tersebut.

Kades Mekargalih Muhamad Muhyi membenarkan adanya korban meninggal di taman ciganea. Dari informasi yang dihimpun dilokasi kejadian, seorang warga tengah melihat adanya seorang pria (korban meninggal) sadang berjemur di pinggir jalan kemudian berteduh lalu mengalami kejang-kejang.

"Dengan adanya seorang pria yang mengalami kejang-kejang, warga langsung melaporkannya kepada saya Kades Mekargalik, lalu saya langsung melaporkannya ke pihak kepolisian sektor Jatiluhur, bahwa ada seorang pria yang mengalami kejang-kejang di areal taman Ciganea Purwakarta," ujarnya.

Kades menyebutkan, dari keterangan kepolisian, korban bernama Rahmat Amir 52 Tahun warga Jalan Sukahaji No 25 Rt 02/03 Desa Sukasara Kecamatan Sukasari Bandung Jawa Barat.

"Selain mengantongi kartu identitas, isi di dalam tas pinggang korban juga kedapatan uang sebesar 175 ribu rupiah, dan obat sesak napas sebanyak 2 butir. Serta jam tangan warna silver di tangan kiri dan cincin berwarna putih di jari kelingking. Adapun pekerjaan seorang buruh harian lepas," terangnya.

Sementara itu, tim identifilasi Polres Purwakarta, langsung melakukan olah TKP. Korban langsung dibawa ke RSUD Bayu Asih Purwakarta. [Fhr]


Tinggalkan Komentar