Shin Tae-yong Bidik Kemenangan, Kaget 7 Tahun Persija Tak Main Kandang di Jakarta Lawan Persib - Telusur

Shin Tae-yong Bidik Kemenangan, Kaget 7 Tahun Persija Tak Main Kandang di Jakarta Lawan Persib

Pelatih Persija Shin Tae-yong (kanan) pada latihan di Persija Training Ground, Bojongsari, Kabupaten Bogor, Senin (8/9/2026). Foto: Telusur.co.id/Abdul Aziz.

telusur.co.id -Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, menargetkan kemenangan saat Macan Kemayoran menghadapi Persib Bandung pada pekan kedua Super League 2026/2027.

Duel Persija vs Persib rencananya digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (12/9/2026). Laga tersebut menjadi perhatian khusus bagi Shin Tae-yong karena Persija akhirnya kembali berstatus sebagai tuan rumah saat menghadapi rivalnya tersebut di Jakarta.

Namun, hingga berita ini ditulis, kepastian laga klasik tersebut masih mengambang. Izin tertulis resmi dari pihak kepolisian belum terbit.

Shin Tae-yong mengaku terkejut setelah mengetahui Persija sudah cukup lama tidak memainkan laga kandang melawan Persib di Jakarta. Menurutnya, kondisi tersebut tidak ideal bagi sebuah kompetisi yang menjunjung tinggi prinsip fair play.

"Hah, tentu saja kami harus membawa kemenangan."

"Tapi maksudnya, selama 7 tahun kami terus tandang dan tidak pernah bermain (kandang) satu kali pun? Apa itu masuk akal?," ujar Shin Tae-yong ketika ditemui di Persija Training Ground, Bojongsari, Kabupaten Bogor, Selasa (8/9/2026).

Persija memang harus menjalani laga kandang kontra Persib di luar Jakarta dalam beberapa musim terakhir. Pada musim lalu, misalnya, pertandingan Persija melawan Persib digelar di Stadion Segiri, Samarinda. Persija harus mengakui kekalahan dari sang rival yang juga menjadi juara di musim tersebut. 

Mantan pelatih timnas Indonesia tersebut menilai situasi tersebut membuat Persija berada dalam kondisi yang berbeda dibandingkan Persib. Ia berharap laga kali ini dapat berlangsung dalam situasi yang lebih adil bagi kedua klub.

"Persib Bandung juga bermain di tempat lain. Lagipula pertandingan terakhir di Jakarta itu tahun 2019, dan setelahnya kami terus main tandang," ungkapnya.

Shin menjelaskan bahwa keadilan dan sportivitas harus dijunjung tinggi di dalam olahraga. Tidak ada pihak yang mendapatkan keuntungan sendiri.

"Pemikiran saya, olahraga itu harus fair play. Jangan memberikan keuntungan kepada tim manapun, dan kedua tim harus selalu bertanding secara adil di bawah kondisi yang sama. Bagi saya, itulah semangat olahraga," pungkasnya.

Pelatih asal Korea Selatan itu juga menilai pertandingan kontra Persib memiliki arti penting bagi Persija. Selain berstatus sebagai duel sarat rivalitas, laga ini menjadi kesempatan bagi Macan Kemayoran untuk tampil di hadapan pendukung sendiri di Jakarta.

Shin Tae-yong pun ingin anak asuhnya memberikan performa terbaik sekaligus mengamankan tiga poin.

"Saya juga berpikir ini adalah pertandingan yang paling penting. Karena ini adalah laga kandang kami, saya berharap kami bisa menampilkan pertandingan yang benar-benar luar biasa melawan Persib Bandung," tegas mantan pelatih timnas Korea Selatan tersebut.

Pertandingan ini sekaligus menjadi kesempatan bagi Shin Tae-yong untuk merasakan atmosfer duel klasik melawan Persib di Jakarta yang selalu panas baik di dalam dan di luar lapangan. 

Sebelumnya, kedua tim membuka kiprahnya di kompetisi kasta teratas musim ini dengan kemenangan. 

Persija mampu mencuri tiga poin di markas runner up liga musim lalu, Borneo FC dengan skor tipis 1-0. 

Di sisi lain, tim asuhan pelatih Igor Tolic mengunci kemenangan atas PSM Makassar dengan skor meyakinkan 3-1. 


Tinggalkan Komentar