telusur.co.id -Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, memastikan tim utama Macan Kemayoran tidak akan ambil bagian dalam ajang Piala Presiden 2026. Keputusan tersebut diambil karena Persija telah lebih dahulu menjadwalkan pemusatan latihan (TC) di Thailand sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.
Hal itu disampaikan Shin Tae-yong usai memimpin sesi latihan Persija di Persija Training Ground, Bojongsari, Depok, Jawa Barat, Jumat (17/7/2026).
Menurut pelatih asal Korea Selatan tersebut, agenda training camp telah disusun jauh sebelum dirinya mengetahui jadwal penyelenggaraan Piala Presiden. Bahkan sebelum dirinya resmi meneken kontrak dengan Persija.
Oleh karena itu, Persija memilih tetap menjalankan program persiapan yang telah dirancang sejak awal.
"Untuk Piala Presiden, karena kita pergi latihan ke luar negeri di Thailand dari tanggal 27 Juli sampai 16 Agustus. Anggota tim utama [first-team] kami tidak bisa berpartisipasi. Itu adalah jadwal yang sudah keluar sejak lama sejak saya memutuskan untuk menjabat di sini. Teman-teman Under-20 (EPA) kita mungkin akan mendapatkan kesempatan yang baik untuk berkembang," ujar Shin Tae-yong kepada awak media.
Mantan pelatih Timnas Indonesia itu juga menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan bentuk mengesampingkan turnamen pramusim yang digelar oleh PSSI. Ia meminta agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait absennya skuad utama Persija di Piala Presiden.
Menurutnya, agenda TC merupakan komitmen yang telah disepakati sejak dirinya menerima tawaran melatih Persija sehingga tidak memungkinkan untuk diubah.
"Mengenai bagian itu, jangan sampai salah paham. Ketika saya berjanji untuk menjabat di sini, jadwal untuk pergi latihan ke luar negeri sudah dibuat, dan baru setelah itu saya mendengar tentang Piala Presiden. Jadi itu bukan jadwal yang bisa diubah," tegas Shin.
Dengan absennya tim utama, Shin membuka peluang bagi pemain Elite Pro Academy (EPA) U-20 Persija untuk tampil di Piala Presiden. Ajang tersebut dinilai dapat menjadi kesempatan berharga bagi para pemain muda untuk menambah pengalaman bertanding di level yang lebih tinggi sekaligus menunjukkan kualitas mereka.
Sementara itu, Shin Tae-yong juga membeberkan rencana yang akan dijalani Persija selama menjalani training camp di Thailand. Pemusatan latihan dijadwalkan berlangsung mulai 27 Juli hingga 16 Agustus 2026.
"Pergi ke Thailand, dari tanggal 27 Juli sampai 16 Agustus 2026," jelasnya.
Selama berada di Negeri Gajah Putih, program latihan akan difokuskan secara bertahap, dimulai dari peningkatan kondisi fisik, kemudian berlanjut ke pematangan aspek taktik. Pada akhir pemusatan latihan, Persija juga dijadwalkan menjalani sejumlah laga uji coba.
"Pertama-tama setelah pergi ke sana kami akan melakukan latihan fisik kemudian latihan taktik. Lalu di bagian akhir ada rencana uji coba sekitar tiga pertandingan, paling banyak empat pertandingan," tutur Shin.
Training camp di Thailand menjadi bagian penting dalam persiapan Persija menyongsong musim baru. Melalui program tersebut, Shin Tae-yong berharap seluruh pemain mampu mencapai kondisi fisik dan pemahaman taktik yang optimal sebelum Super League 2026/2027 resmi bergulir.
Selain itu, pelatih STY akan membangun kekompakan dan chemistry antarpemain.



