telusur.co.id - Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif memastikan bahwa pihaknya bersama sejumlah organisasi keagamaan seperti Front Pembela Islam (FPI) akan menggelar Aksi Bela Muslim Uighur di depan Kedutaan Besar China, Jakarta, siang ini, Jumat (27/12/19).
Aksi tersebut menurut Maarif akan dilakukan setelah pelaksanaan Salat Jumat.
"Insyaallah kami turun. Aksi dimulai pukul 13.30 WIB," kata Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif dalam pesan singkatnya.
Slamet yakin, Aksi Bela Muslim Uighur akan dihadiri oleh 10 ribu peserta dari berbagai kalangan. PA 212 sudah mengajak beberapa elemen untuk melaksanakan Aksi Bela Muslim Uighur.
"Kurang lebih 10 ribu peserta akan hadir. Insyaallah," tutur Slamet.
Slamet menjelaskan, aksi ini dilakukan sebagai buntut perlakuan pemerintah Negeri Tirai Bambu kepada muslim Uighur di Xinjiang, China. Menurut Slamet, pemerintah China telah melakukan tindakan sewenang-wenang kepada etnis Uighur.
"Besok akan di bacakan tuntutan kami, yang jelas harus dihentikan pembantaian muslim Uighur secepatnya," ungkap Slamet.
Dalam aksi nanti, kata dia, PA 212 bersama ormas muslim akan menyiapkan delegasi jika pihak Kedubes China mau menemui perwakilan massa. Setidaknya 10 orang disiapkan untuk bertemu pihak Kedubes China.
"Kami sudah siapkan delegasi. Sekitar 10 orang. Siapa saja delegasinya? Lihat nanti, ya," tukasnya.[Fh]



