telusur.co.id - Tingginya biaya pembangunan Light Rail Transit atau LRT mendapat sorotan dari Haikal Hassan Barras. Menurut pria yang kerap mengkritik kebijakan Pemerintah ini, biaya pembangunan LRT yang ada saat ini adalah yang termahal sepanjang sejarah kehidupan manusia sejak zaman Nabi Adam AS.
“Apa kabar soal pembuatan LRT termahal dalam sejarah kehidupan manusia sejak nabi Adam dan sampai akhir zaman?” kata Haikal, Rabu (17/3/21).
“Rp. 6 Trilyun sepanjang 5,8 Km saja. Atau Lebih Rp. 1 Trilyun/Km. Sampai dimana pengusutannya?” imbuhnya.
Sementara secara terpisah, sebelumnya diberitakan, Proyek Light Rail Transit (LRT) Jabodebek masih dalam tahap konstruksi. Berdasarkan laporan PT Adhi Karya (Persero) Tbk selaku kontraktor proyek, secara keseluruhan pembangunan LRT Jabodebek mencapai 80,7% per 11 Desember 2020.
Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ada angka capaian itu terbagi lagi menjadi 4 kegiatan pembangunan. Pertama, untuk pembangunan Lintas Pelayanan 1 rute Cawang-Cibubur telah mencapai 92,6%. Kedua, untuk Lintas Pelayanan 2 rute Cawang-Kuningan-Dukuh Atas mencapai 77,7%. Ketiga, Lintas Pelayanan 3 rute Cawang-Bekasi Timur mencapai 88,9%. Terakhir, pembangunan depo baru mencapai 33,2%.
Dengan perkembangan tersebut, ADHI menerima realisasi pembayaran ketujuh senilai Rp 1,1 triliun yang sudah termasuk pajak. Pembayaran itu berasal dari pemerintah yang disalurkan melalui PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI. Secara keseluruhan, ADHI telah menerima Rp 13,3 triliun atas pembangunan prasarana LRT Jabodebek.
Pada Oktober 2020 lalu, Direktur Operasi II Adhi Karya, Pundjung Setya Brata mengatakan, target operasi secara komersial untuk LRT Jabodebek adalah awal Juli 2022. Nantinya, LRT Jabodebek mampu menampung 500.000 penumpang.
"COD-nya (tanggal beroperasi secara komersial) di awal Juli 2022," kata Pundjung melalui pesan singkat kepada detikcom, Jumat (23/10/20). [Tp]



