telusur.co.id - Sekretaris Komisi D DPRD Kota Depok, Siswanto, menegaskan komitmennya untuk mengawasi secara ketat pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026.
Dalam keterangannya, Siswanto mengatakan, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk mengantisipasi persoalan yang kerap muncul setiap musim penerimaan siswa baru.
"Pelaksanaan SPMB tahun ini sudah diantisipasi dengan berbagai mitigasi. Harapannya tidak ada lagi praktik titip-menitip siswa seperti yang selama ini menjadi persoalan setiap tahun," ucap dia usai audiensi terkait pelaksanaan SPMB, Depok, Kamis (4/6/2026).
Pada audiensi tersebut, lanjut dia, Disdik juga memaparkan sejumlah titik rawan yang berpotensi dimanfaatkan untuk melakukan kecurangan, salah satunya terkait manipulasi titik koordinat domisili calon siswa.
Siswanto menjelaskan, jika pada tahun-tahun sebelumnya terdapat celah bagi operator untuk mengubah data koordinat, kini sistem telah diperketat sehingga perubahan tidak dapat dilakukan secara sembarangan.
"Kalau dulu operator bisa mengedit titik koordinat, sekarang sistemnya sudah dikunci. Yang bisa mengajukan perubahan hanya orang tua calon siswa melalui mekanisme resmi dan harus datang ke Disdik jika terjadi kesalahan," ungkap dia.
Komisi D DPRD Kota Depok, sambung dia, akan menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal selama proses SPMB berlangsung.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Dia pun mengakui masih adanya kekhawatiran dari sejumlah elemen masyarakat terkait kemungkinan praktik titip-menitip. Namun, Siswanto meminta setiap dugaan pelanggaran disertai bukti yang jelas dan dilaporkan melalui jalur resmi.
Siswanto juga menyambut baik sikap Disdik yang membuka posko pengaduan bagi masyarakat untuk melaporkan dugaan pelanggaran selama proses penerimaan siswa baru berlangsung.
Meski demikian, dia menuturkan, hingga saat ini belum terdapat laporan resmi yang masuk terkait dugaan praktik titip-menitip siswa.
"Hingga sekarang belum ada laporan resmi. Kalau memang ada bukti, sampaikan saja secara terbuka dan melalui mekanisme yang tersedia," beber Siswanto.
Lebih lanjut, legislator PKB itu berharap, seluruh pihak dapat ikut mengawal jalannya SPMB agar berlangsung transparan, adil, dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh calon peserta didik di Kota Depok.
Laporan: Malik Sihite



