Sosok Buya Yunahar Dimata Wakil Ketua Umum MUI - Telusur

Sosok Buya Yunahar Dimata Wakil Ketua Umum MUI


telusur.co.id - Majelis Ulama Indonesia (MUI) berduka atas meninggalnya Prof Yunahar Ilyas pada Kamis (2/1/20), pukul 23.47 WIB di RS Sardjito Yogyakarta. Buya Yunahar, selain Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum MUI.

"MUI dan seluruh bangsa Indonesia kehilangan seorang ulama besar, putra terbaik bangsa," kata Waketum MUI KH Zainut Tauhid Sa'adi.

Menurut Kiai Zainut, Buya Yunahar merupakan seorang ulama yang istikamah di jalan dakwah dan pendidikan.

"Hidupnya selalu disibukkan dengan aktifitas dakwah, mengajar dan  menyampaikan pesan-pesan agama dengan penuh kedamaian dan kesejukan," paparnya.

Kiai Zainut juga menyebut bahwa sosok Buya Yunahar  telah mewakafkah sepenuh hidupnya untuk perjuangan kemaslahatan umat dan bangsa.

Selain itu, Buya Yunahar, adalah seorang ulama yang aktif di organisasi. Selain di MUI dan  PP Muhammadiyah, masih banyak jabatan di organisasi lainnya di emban Buya Yunahar.

"Sebagai Wakil Ketua Umum MUI Pusat, seringkali beliau bergantian dengan saya melaksanakan tugas Ketua Umum karena posisinya yang nonnaktif. Beliau memiliki kepiawaian dalam memimpin sidang, sehingga permasalahan yang sulit dengan gampang beliau putuskan," imbuhnya.


Buya Yunahar, lanjut Kiai Zainut,  adalah teman diskusi yang sangat menyenangkan, pemikirannya luas, konstruktif, solutif dan konsisten.

Buya Yunahar juga seorang teguh dalam memegang prinsip yang diyakini benar, dan tegas menolak setiap yang dinilai salah dengan tetap mengedepankan semangat musyawarah, ukhuwah dan mendahulukan kepentingan umat/bangsa di atas kepentingan pribadi dan golongan.

Buya Yunahar adalah seorang mujahid (pejuang) yang tidak pernah mengenal lelah. Meski dalam kondisi sakit, ia masih aktif mengikuti kegiatan di MUI, apakah itu rapat rutin setiap hari Selasa maupun kegiatan MUI lainnya. 

"Meskipun harus pulang pergi dari Yogyakarta. Ini menjadi saksi atas kebesaran dan ketulusan hati dalam mengemban amanah dan tanggung jawab sebagai ulama dan pemimpin umat."

Buya Yunahar, tambah Wakil Menteri Agama ini, telah menyempurnakan semua pengabdiannya untuk umat dan bangsa Indonesia dengan amal saleh dan keteladanan yang baik.

"Semoga Allah SWT meridhoi semua amal ibadahnya dan menjadikan akhir perjalanan hidupnya menjadi husnul khatimah dan memberikan pahala surga bersama para kekasih-Nya. Selamat jalan, Buya Yunahar Ilyas. Allahumma firlahu warhamhu wa`afihi wa`fu`anhu. Aamiin," tukasnya.[Fh]


Tinggalkan Komentar