telusur.co.id - Mudik Lebaran dan liburan merupakan salah satu momen penting untuk dapat berkumpul bersama keluarga, kerabat dan teman. Maskapai Super Air Jet bersiap memenuhi kebutuhan mobilitas Supers (sebutuan penumpang) selama musim ramai (peak season) dengan mempersiapkan 22 pesawat tipe Airbus 320-200.
Direktur Utama (Chief Executive Officer) SUPER AIR JET, Ari Azhari menerangkan, fasilitas yang tersedia di pesawat tersebut ialah hiburan gratis sepuasnya, bisa nonton film, main games, baca majalah dan lainnya, serta SUPER Entertainment yang diakses hanya dari handphone.
"Memiliki 180 kursi kelas ekonomi, tata letak 3-3. Interior modern dan futuristik, membuat rasa nyaman. Jarak antarkursi (seat pitch) lega. Ruang penyimpanan bagasi (kompartemen) cukup luas, sehingga memungkinkan menyimpan barang bawaan lebih banyak serta memudahkan mengatur barang bawaan," kata Ari dalam keterangannya, Kamis (28/4/22).
Ari melanjutkan, pihaknya telah melakukan pengecekan menyeluruh terhadap pesawat dan dokumen. Perawatan pesawat tetap dijalankan mengikuti standar operasional prosedur. Langkah ini guna memastikan pesawat siap dan aman untuk dioperasikan.
Semua pesawat SUPER AIR JET, kata dia, memiliki teknologi HEPA Filter (sistem penyaring partikel kuat dan pengatur sistem sikurlasi udara) yang mampu menyaring 99,9% kuman, bakteri dan virus. Sehingga sirkulasi udara dalam kabin terjaga dengan baik dan nyaman.
"Supers wajib tahu, perangkat ini mampu menjaga sirkulasi udara tetap segar, selalu diperbarui setiap 3 – 5 menit. Jadi, terbang tetap aman, sehat dan menyenangkan," ungkapnya.
Dalam upaya mempertahankan tingkat ketepatan waktu (on time performance), SUPER AIR JET telah mengatur pergerakan pesawat serta menempatkan pesawat cadangan (standby aircrarft).
SUPER AIR JET telah melakukan standarisasi pelatihan bagi manajemen, seluruh awak pesawat, karyawan agar semakin meningkatkan keamanan dan pelayanan kepada supers.
Dia menjelaskan, SUPER AIR JET kini sudah melayani 19 rute SUPER Populer di seluruh Indonesia, diantaranya, Bandara Soekarno Hatta,Tangerang (CGK), Bandara Kualanamu Medan, Sumatera Utara (KNO), Bandara Hang Nadim, Kepualuan Riau (BTH), Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Sumatera Selatan (PLM), Bandara Sultan Syarif Kasim II, Riau (PKU), Bandara Minangkabau, Sumatera Barat (PDG).
Kemudian, Bandara Sultan Thaha, Jambi (DJB), Bandara Radin Inten II Tanjung Karang, Lampung (TKG), Bandara Juanda, Jawa Timur (SUB), Bandara Internasional Yogyakarta, Kulonprogo (YIA), Bandara Adi Soemarmo, Jawa Tengah (SOC), Bandara Jenderal Ahmad Yani, Jawa Tengah (SRG), Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar (DPS).
Selanjutnya, Bandara Zainuddin Abdul Madjid , NTB (LOP), Bandara Supadio, Kalbar (PNK), Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Kaltim (BPN), Bandara Syamsudin Noor, Kalsel (BDJ), Bandara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto, Kaltim (AAP), dan Bandara Sultan Hasanuddin, Sulsel (UPG).[Fhr]



