telusur.co.id - Sesuai instruksi Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, TNI Angkatan Udara (AU) telah menyiagakan helikopter dan pesawat fix wing untuk mendukung operasi pencarian dan pertolongan (Search and Rescue - SAR) Pesawat Sriwijaya SJ-218 rute Jakarta – Pontianak.
Kadispenau Marsma TNI Indan Gilang mengatakan, saat ini pihaknya telah menyiagakan Helikoter Super Puma NAS-332 Skadron Udara 6 dan EC-725 Caracal Skadron Udara 8 Lanud Atang Sendjaja Bogor serta personel SAR dari Korpaskhas juga telah disiagakan.
“Selain helikopter, TNI AU juga menyiapkan pesawat fix wing Boeing 737 Intai Maritim Skadron Udara 5 Lanud Sultan Hasanudin Makassar dan CN-295 Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta,” ujar Kadispenau Marsma TNI Indan Gilang di Jakarta, Sabtu (9/1/2021).
Selain TNI AU, Unsur-unsur TNI Angkatan Laut (AL) mengerahkan sejumlah Kapal Perang dan personel untuk membantu Search and Resque (SAR) pesawat Sriwijaya Air Sriwijaya.
Dinas Penerangan TNI AL menyebutkan bahwa unsur KRI yang dikerahkan dari Jajaran Koarmada I dan Lantamal III.
KRI yang digerakkan yakni, KRI Teluk Gili Manuk (onboard Tim Kopaska), KRI Kurau, KRI Parang, KRI Teluk Cirebon, KRI Tjiptadi, KRI KRI Cucut -866, KRI Tengiri dan 2 Sea Rider Kopaska.
TNI AL juga mengerahkan 2 kapal tunda yakni TD. Galunggung dan Malabar
Selain itu, TNI AL juga menyiapkan Heli Nbell 412 EP HU 4205 onboard KRI Bontang posisi sandar dermaga JICT Jakarta siap dukung Operasi SAR.
Diketahui, Pesawat Sriwijaya Air SJ-218 take off dari Bandara Sukarno Hatta pukul 14.40 WIB dan dijadwalkan mendarat di Bandara Supadio Pontianak pukul 15.50 WIB, hilang kontak di atas pulau Lancang Kepulauan Seribu.[Tp]



