Transformasi Operasional Dorong Pertumbuhan Arus Peti Kemas di TPK Merauke - Telusur

Transformasi Operasional Dorong Pertumbuhan Arus Peti Kemas di TPK Merauke

TPK Merauke. Foto: Istimewa.

telusur.co.id -MERAUKE - Aktivitas kepelabuhanan di Merauke sepanjang tahun 2025 menunjukkan peran yang semakin strategis dalam mendukung kelancaran arus logistik di wilayah Papua Selatan. Berbagai upaya peningkatan layanan dan transformasi operasional terus dilakukan untuk memastikan pelayanan yang optimal bagi seluruh pengguna jasa.

Sejalan dengan upaya peningkatan layanan, arus peti kemas di Merauke sepanjang tahun 2025 mencatat capaian positif sebesar 52.712 TEUs, meningkat sekitar 13,5% dibandingkan tahun 2024 yang tercatat 46.427 TEUs. Pertumbuhan ini mencerminkan membaiknya aktivitas logistik serta peningkatan kinerja operasional pelabuhan dalam mendukung distribusi barang di Papua Selatan.

Terminal Head Merauke, Muhammad Rasul Irmadani menyampaikan bahwa, pencapaian tersebut didukung oleh implementasi transformasi operasional yang dijalankan secara konsisten, mulai dari penguatan handover Planning & Control (P&C) untuk memastikan kesinambungan perencanaan antar shift, pelaksanaan rapat plotting sebelum kapal sandar, hingga evaluasi rutin melalui daily meeting.

“Langkah-langkah ini memperkuat sinergi antara operator pelabuhan, shipping line, dan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), sehingga berdampak pada pengendalian berthing time, penurunan port stay, serta peningkatan kinerja operasional,” papar Rasul. Rabu, (28/1/2026).

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Cabang PT Tanto Intim Line Merauke, Bondan Wahyu Eko Hardianto menegaskan, apresiasi atas berbagai upaya transformasi yang telah dilakukan TPK Merauke sepanjang tahun 2025.

“Transformasi yang dilakukan secara nyata berdampak pada peningkatan kinerja operasional pelabuhan. Ke depan, kami berharap realisasi perluasan lahan Container Yard (CY) dapat segera terlaksana, mengingat volume peti kemas dari seluruh pelayaran terus meningkat dan berpotensi mempengaruhi port stay kapal. Kami juga berharap seluruh pelayaran dapat duduk bersama untuk membahas skema mobilisasi dari dermaga ke CY baru, termasuk pengaturan operasional dan tarif ke depannya. Secara keseluruhan, kinerja pelayanan, fasilitas, dan sarana pada tahun 2025 sudah menunjukkan peningkatan yang baik dan diharapkan dapat terus ditingkatkan pada tahun 2026,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala KSOP Merauke, Capt. Julivan C.H. L. Salindeho, menegaskan pentingnya sinergi antar instansi dalam menjaga kelancaran arus logistik di wilayah Merauke.

“KSOP berkomitmen untuk terus memastikan keselamatan, keamanan, dan kelancaran operasional kepelabuhanan. Sinergi antara operator pelabuhan, pengguna jasa, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mendukung pertumbuhan arus peti kemas serta pembangunan ekonomi Merauke,” tuturnya.

Sebagai langkah strategis pada tahun 2026, berbagai upaya peningkatan kinerja untuk mengantisipasi pertumbuhan trafik peti kemas telah disiapkan, antara lain rencana penambahan alat produksi serta perbaikan dan perluasan CY, termasuk pembangunan depo CY di luar area pelabuhan guna menambah kapasitas tampung.

Dengan implementasi transformasi yang dilakukan serta dukungan pengembangan infrastruktur, kinerja arus peti kemas di Merauke pada tahun 2026 diharapkan dapat terus meningkat dan memberikan kontribusi optimal bagi pertumbuhan ekonomi di wilayah Papua dan sekitarnya. (ari)


Tinggalkan Komentar