Universitas Airlangga (UNAIR) kembali mencatatkan prestasi di kancah global. Dalam rilis QS World University Rankings (WUR) by Subject 2026 yang diumumkan pada Kamis (26/3/2026), UNAIR menunjukkan peningkatan kinerja dengan menempatkan sejumlah bidang ilmu pada posisi strategis, baik di tingkat dunia maupun nasional.
QS WUR by Subject merupakan salah satu pemeringkatan global yang menilai lebih dari 50 bidang ilmu dalam lima klaster utama, yakni Arts & Humanities, Engineering & Technology, Life Sciences & Medicine, Natural Sciences, serta Social Sciences & Management. Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah indikator, di antaranya reputasi akademik, reputasi di kalangan industri, sitasi per publikasi, hingga indeks H (H-index) yang mengacu pada basis data ilmiah internasional.
Dalam edisi 2026, UNAIR berhasil menempatkan tiga bidang unggulan sebagai peringkat pertama di Indonesia sekaligus kompetitif secara global. Ketiga bidang tersebut adalah Veterinary Science dan Dentistry yang berada pada peringkat 51–100 dunia, serta Pharmacy & Pharmacology yang menempati peringkat 251–300 dunia.
Capaian ini memperkuat posisi UNAIR sebagai salah satu pusat pendidikan dan riset unggulan, khususnya di bidang kesehatan.
Tidak hanya itu, UNAIR juga menunjukkan performa merata di berbagai disiplin ilmu. Dari total 20 bidang yang masuk pemeringkatan, sebanyak 16 bidang berhasil menembus peringkat 500 besar dunia, dengan mayoritas berada di jajaran lima besar nasional.
Sejumlah bidang yang menempati peringkat kedua nasional antara lain Medicine, Chemistry, Accounting & Finance, Economics & Econometrics, serta Law. Sementara itu, bidang seperti English Language & Literature, Modern Languages, Biological Sciences, Mathematics, Anthropology, Politics & International Studies, dan Sociology berada pada posisi ketiga nasional.
Adapun Business & Management Studies menempati peringkat keempat nasional, disusul Physics & Astronomy serta Chemical Engineering di posisi kelima nasional. Sementara Computer Science & Information Systems serta Agriculture & Forestry berada di peringkat keenam nasional.
Pada level klaster keilmuan besar, UNAIR juga mencatatkan kinerja yang konsisten. Bidang Life Sciences & Medicine menempati posisi kedua nasional, diikuti Social Sciences & Management di peringkat ketiga. Sementara Arts & Humanities berada di posisi keempat nasional, dan Engineering & Technology di kisaran peringkat kelima nasional.
Rektor UNAIR, Prof. Dr. Muhammad Madyan, S.E., M.Si., M.Fin, menyebut capaian ini sebagai hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika.
“Peringkat ini bukan sekadar angka, tetapi cerminan konsistensi UNAIR dalam membangun reputasi global dan menghasilkan riset berdampak. Kami terus mendorong publikasi bereputasi, kolaborasi internasional, inovasi, serta peningkatan kualitas lulusan,” ujarnya.
Menurutnya, penguatan reputasi akademik, kepercayaan industri, serta dampak riset menjadi fondasi utama dalam meningkatkan daya saing UNAIR di tingkat internasional.
Dengan hasil tersebut, UNAIR optimistis dapat terus memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi berkelas dunia melalui pengembangan riset multidisipliner, kolaborasi global, serta kontribusi nyata bagi masyarakat luas.



