Yeti Wulandari Sebut Festival Perahu Naga Jadi Wadah Pencarian Bibit Atlet Dayung Depok - Telusur

Yeti Wulandari Sebut Festival Perahu Naga Jadi Wadah Pencarian Bibit Atlet Dayung Depok

Festival Perahu Naga 2026 di Setu Rawa Kalong, Cimanggis, Kota Depok. Sumber foto: dok.telusur.co.id

telusur.co.id - Festival Perahu Naga 2026 tidak hanya diarahkan menjadi ajang kompetisi olahraga air, tetapi juga menjadi wadah untuk mencari dan membina bibit atlet dayung daerah.

Pembina Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kota Depok yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Depok Yeti Wulandari, mengatakan regenerasi atlet menjadi salah satu alasan dirinya menginisiasi Festival Perahu Naga sejak 2016.

"Saya ingin juga mencari bibit-bibit dayung di Kota Depok. Karena banyak atlet kita yang sudah berskala internasional, sayang kalau kita tidak mempunyai bibit-bibit, kita tidak melakukan pengkaderan," ucap dia di sela Festival Perahu Naga ke-11 di Setu Rawa Kalong, Depok, Minggu (9/8).

Dia mengungkapkan, Festival Perahu Naga menjadi salah satu ruang untuk memperkenalkan olahraga dayung kepada masyarakat sekaligus membuka kesempatan bagi calon atlet muda untuk mengenal dan menekuni olahraga tersebut.

Yeti menjelaskan, ketika pertama kali menginisiasi festival pada 2016, dirinya melihat Depok memiliki potensi atlet dayung, tetapi belum memiliki cukup ruang untuk menggelar latihan maupun kegiatan olahraga air.

Selain pembinaan atlet, Legislator Gerindra itu sejak awal juga ingin memperkenalkan setu sebagai salah satu aset Kota Depok yang dapat dimanfaatkan secara lebih luas.

Dia menerangkan, setu tidak hanya memiliki fungsi sebagai sumber daya air dan ekosistem lingkungan, tetapi juga berpotensi dikembangkan menjadi destinasi wisata, budaya, dan olahraga air.

Karena itu, penyelenggaraan Festival Perahu Naga diharapkan dapat mengubah cara pandang masyarakat terhadap keberadaan setu.

"Kita mempunyai setu, kita mempunyai atlet-atlet dayung. Nah, ini yang memang dikembangkan," papar Yeti.

Yeti bahkan berharap, festival serupa dapat digelar di setu-setu lain di Kota Depok sehingga semakin banyak masyarakat mengenal potensi ruang terbuka tersebut.

Festival Perahu Naga ke-11 yang berlangsung Minggu tersebut diikuti sebanyak 46 peserta. Sejumlah kontingen baru juga turut berpartisipasi, di antaranya dari Kodim 0508/Depok dan Yonif TP 899.

Tingginya antusiasme juga terlihat dari jumlah masyarakat yang hadir. Yeti memperkirakan sekitar 10 ribu warga datang untuk menyaksikan Festival Perahu Naga di Setu Rawa Kalong.

Lebih lanjut, Yeti bilang, besarnya jumlah pengunjung juga menjadi peluang untuk menggerakkan perekonomian masyarakat di sekitar setu.

Dia juga menuturkan, pengembangan setu sebagai lokasi kegiatan olahraga dan wisata harus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekitar, termasuk melalui aktivitas UMKM.

 

 

Laporan: Malik Sihite


Tinggalkan Komentar