86 Persen Ekonom Khawatir MBG Tak Penuhi Ekspektasi, Target Ekonomi 8 Persen Disorot

by Rikky Affandi Daulay |
86 Persen Ekonom Khawatir MBG Tak Penuhi Ekspektasi, Target Ekonomi 8 Persen Disorot

JAKARTA, Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), hingga target pertumbuhan ekonomi 8 persen menjadi tiga agenda pemerintah yang paling dikhawatirkan tidak memenuhi ekspektasi.

Temuan tersebut tercantum dalam Survei Ahli Ekonomi Semester II 2026 yang dirilis Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI).

Dari 63 ekonom yang menjadi responden, sebanyak 54 orang atau 86 persen menilai MBG berisiko tidak memenuhi ekspektasi, terutama terkait ambisinya menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi.

“Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya ambisinya sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi, menjadi agenda yang paling banyak dinilai berisiko tidak memenuhi ekspektasi,” demikian laporan LPEM FEB UI, dikutip Senin (26/10).

Kekhawatiran terbesar berikutnya tertuju pada program KDMP. Sebanyak 48 ekonom atau 76 persen responden menilai program tersebut berisiko tidak mencapai ekspektasi yang ditetapkan.

Sementara itu, target pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen juga mendapat sorotan. Sebanyak 43 responden atau 68 persen menilai target tersebut berisiko tidak terpenuhi.

Besarnya persentase pada ketiga agenda tersebut menunjukkan bahwa perhatian ekonom terutama tertuju pada kemampuan pemerintah menerjemahkan program prioritas menjadi hasil konkret.

Khusus MBG, tantangan yang disoroti bukan hanya menyangkut pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga kemampuan program tersebut memberikan efek berganda terhadap aktivitas ekonomi.

Adapun sejumlah agenda pemerintah lainnya dinilai memiliki risiko lebih rendah.

Investasi yang dipimpin Danantara dipilih oleh 14 responden atau 22 persen. Hilirisasi dan industrialisasi disoroti oleh delapan responden atau 13 persen, sedangkan Program Tiga Juta Rumah dipilih tujuh responden atau 11 persen.

“Para ekonom menunjukkan kekhawatiran terbesar terhadap kemampuan tiga agenda utama pemerintah dalam memenuhi ekspektasi yang ada saat ini,” tulis laporan tersebut.

Meski demikian, survei LPEM FEB UI tersebut menggambarkan persepsi para ekonom mengenai tingkat risiko pelaksanaan program pemerintah.

Hasil survei tidak serta-merta menyimpulkan MBG, KDMP, maupun target pertumbuhan ekonomi 8 persen akan gagal, tetapi menunjukkan tingginya perhatian kalangan ekonom terhadap tantangan implementasi dan pencapaian target ketiga agenda tersebut. RD

tags :
mbg

Komentar

Berita Terkait