Sarmuji Jadi Menteri Perindustrian, Eva Monalisa Minta Perkuat Industri Dalam Negeri dan UMKM

by Farauq Iskandar |
Sarmuji Jadi Menteri Perindustrian, Eva Monalisa Minta Perkuat Industri Dalam Negeri dan UMKM
Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PKB Eva Monalisa

telusur.co.id - Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PKB Eva Monalisa menyampaikan sejumlah pesan kepada Sarmuji setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Perindustrian, Kamis (1/10/2026).

Eva berharap pergantian kepemimpinan di Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tidak menghambat program-program perindustrian yang telah berjalan. Sebaliknya, ia mendorong agar kebijakan tersebut dapat dipercepat untuk memperkuat industri nasional.

“Pertama tentu saya mengucapkan selamat kepada Pak Sarmuji atas amanah barunya sebagai Menteri Perindustrian. Beliau bukan orang baru di DPR, sehingga saya berharap komunikasi antara pemerintah dan parlemen, khususnya Komisi VII, bisa semakin kuat,” kata Eva.

Menurutnya, sejumlah agenda strategis perlu menjadi perhatian Sarmuji, mulai dari penguatan industri dalam negeri, pemberdayaan UMKM dalam rantai industri, hilirisasi, peningkatan investasi, hingga penciptaan lapangan kerja.

Ia juga menekankan pentingnya pemerataan kawasan industri di berbagai daerah agar pertumbuhan sektor industri tidak hanya terkonsentrasi di wilayah tertentu.

“Pesan saya, jangan sampai pergantian menteri membuat program-program perindustrian yang sudah berjalan terputus. Justru harus ada percepatan, terutama dalam memperkuat industri dalam negeri, UMKM sebagai bagian dari rantai industri, hilirisasi, peningkatan investasi dan lapangan kerja, serta pemerataan kawasan industri di daerah,” ujarnya.

Eva menegaskan Komisi VII DPR RI siap menjadi mitra kerja pemerintah dalam mendukung kebijakan yang bertujuan memperkuat industri nasional. Namun, fungsi pengawasan parlemen tetap akan dijalankan untuk memastikan kebijakan pemerintah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pelaku usaha.

“Sebagai Komisi VII, kami tentu siap menjadi mitra kerja yang konstruktif. Kami akan mendukung kebijakan yang berpihak pada penguatan industri nasional, tetapi sekaligus tetap menjalankan fungsi pengawasan agar kebijakan tersebut benar-benar dirasakan masyarakat dan pelaku usaha,” katanya.

Lebih lanjut, Eva mengingatkan agar kebijakan industri tidak hanya berorientasi pada industri besar yang berpusat di kawasan perkotaan. Menurutnya, industri daerah dan UMKM juga harus ditempatkan sebagai bagian penting dari ekosistem industri nasional.

Ia berharap pengembangan kawasan industri dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat di sekitarnya, termasuk mendorong pelaku UMKM untuk meningkatkan kapasitas usahanya.

“Saya berharap Pak Sarmuji tidak hanya melihat industri dari pusat dan industri besar. Industri daerah dan UMKM harus menjadi bagian dari ekosistem industri nasional. Jangan sampai kawasan industri berkembang, tetapi pelaku usaha dan masyarakat di sekitarnya tidak ikut naik kelas,” tutupnya.

tags :
eva

Komentar

Berita Terkait