Bentuk Koreografi "BELIEVE" di ASEAN Cup 2026, Suporter Timnas Indonesia Pecahkan Rekor MURI

by Risyad Avisena |
Bentuk Koreografi "BELIEVE" di ASEAN Cup 2026, Suporter Timnas Indonesia Pecahkan Rekor MURI
Prosesi penyerahan piagam rekor MURI untuk koreografi pada laga Indonesia vs Singapura di ajang FIFA ASEAN Cup 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/9/2026). Foto: Istimewa.

Momen bersejarah tercipta saat laga perdana Timnas Indonesia di ajang FIFA ASEAN Cup 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/9/2026). Berkolaborasi dengan kelompok suporter La Grande Indonesia, produsen air minum kemasan AQUA dan lebih dari 6.000 pendukung Garuda sukses menyuguhkan aksi memukau bertajuk "Dukungan Adem".

Dari total suporter yang memadati stadion, sebanyak 2.625 orang ambil bagian dalam formasi human mural raksasa yang membentuk kata "BELIEVE". Aksi spektakuler ini tidak hanya mencuri perhatian, tetapi juga berhasil memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

Pencatatan rekor ini menjadi wujud nyata dukungan murni seratus persen bagi Timnas Indonesia. Hal ini sekaligus membuktikan bahwa kekuatan sepak bola tidak hanya berpusat pada 11 pemain di lapangan, melainkan juga lahir dari soliditas jutaan suporter yang percaya pada perjuangan skuad Garuda.

Dalam eksekusinya, sebanyak 2.625 suporter tersebut secara serentak mengenakan jas hujan berwarna merah dan putih untuk membentuk formasi visual. Penggunaan jas hujan ini dipilih sebagai simbol penegasan bahwa dukungan untuk Timnas tidak akan pernah surut, apa pun kondisi dan situasinya. Koreografi raksasa tersebut memancarkan optimisme tinggi terhadap tim asuhan Shin Tae-yong yang tengah berjuang di turnamen regional tersebut.

"Bagi AQUA, dukungan kepada Timnas seharusnya menjadi energi yang menyatukan dan menjaga suasana tetap positif. Melalui semangat 'dukungan adem', kami mengajak para suporter untuk hadir dengan rasa yakin, sportivitas, dan saling menghargai, bukan hanya saat Garuda menang, tetapi di setiap tahap perjuangannya. Human mural 'BELIEVE' menjadi simbol bahwa ketika ribuan orang menyatukan dukungan dengan cara yang positif, semangat itu dapat menjadi kekuatan nyata bagi Timnas Indonesia," ujar Marketing Director AQUA, Adisti Nirmala, melalui keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (27/9/2026).

Lebih lanjut, formasi bertuliskan "BELIEVE" ini merepresentasikan kepercayaan mendalam para suporter terhadap proses panjang Timnas Indonesia yang sarat dengan kerja keras, pengorbanan, dan konsistensi. Di tengah ekspektasi publik yang kian tinggi, kampanye ini menjadi pengingat agar masyarakat terus memberikan dukungan positif dengan menghargai jerih payah pelatih dan para pemain.

Apalagi, ajang FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi momentum krusial bagi Indonesia. Saat ini, skuad Garuda menduduki posisi papan atas di Grup A dan tercatat sebagai salah satu tim paling diperhitungkan untuk mengukuhkan diri sebagai kekuatan utama sepak bola di Asia Tenggara.

Aksi pemecahan rekor MURI ini juga menekankan bahwa energi suporter harus diarahkan pada kegiatan yang kreatif dan membangun. Atmosfer positif dan saling menghargai dari koreografi raksasa tersebut diharapkan mampu menular, baik di dalam maupun di luar stadion, demi menjaga persatuan bangsa.

Presiden La Grande Indonesia, Unggul Indra, turut memberikan penegasan mengenai makna mendalam di balik koreografi tersebut.

"Bagi kami, 'BELIEVE' adalah suara suporter yang percaya dan tetap berdiri bersama Timnas dalam situasi apa pun. Ketika 2.625 suporter membentuk satu pesan di stadion, yang terasa bukan sekadar koreografi, melainkan kebersamaan dan rasa yakin yang benar-benar hidup di tribun. Kami berharap semangat ini terus dijaga dengan cara yang kreatif, sportif, dan saling menghormati," tambah Unggul.

Melalui pesan koreografi tersebut, diharapkan kultur dukungan yang 100 persen murni dan positif ini dapat terus dijaga oleh seluruh lapisan masyarakat. Saat jutaan hati percaya dan bersatu, tidak ada batasan bagi Garuda untuk terus menorehkan prestasi di panggung internasional.

Komentar

Berita Terkait