Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong (STY), memberikan perkembangan terbaru terkait kondisi fisik rekrutan anyar Macan Kemayoran, Marselino Ferdinan. Juru taktik asal Korea Selatan tersebut memastikan sang pemain saat ini masih fokus menjalani pemulihan cedera dan diperkirakan baru bisa merumput menjelang akhir tahun.
Shin Tae-yong menjelaskan bahwa pihak klub tidak ingin terburu-buru memaksakan Marselino untuk segera debut. Berdasarkan proyeksi tim pelatih, bintang muda Timnas Indonesia itu baru akan siap bertanding sekitar bulan November atau Desember mendatang.
"Marselino saat ini sedang rajin menjalani rehabilitasi. Mengenai kapan dia kembali, saya juga tidak bisa memastikan kapan tepatnya. Ya, kalau lancar mungkin bulan November atau sekitar bulan Desember. Sekitar akhir November atau awal Desember lah," ujar Shin Tae-yong di Persija Training Ground, Bojongsari, Depok, Rabu (8/10/2026).
Kemungkinan besar Marselino akan tampil pada putaran kedua Super League jika cederanya telah pulih 100 persen.
Saat ini, Marselino belum bergabung dengan skuad Persija di Jakarta. Ia masih berada di Spanyol untuk melanjutkan program pemulihan cederanya. Menurut STY, keputusan ini diambil lantaran sang pemain sudah mendapatkan fasilitas dan penanganan yang sangat baik di sana sejak sebelum resmi diikat kontrak oleh manajemen Macan Kemayoran.
"Sejak sebelum kontrak, dia sudah menjalani (pemulihan) di dalam sistem yang bagus di sana (Spanyol)," ungkap pelatih yang juga pernah menangani Timnas Korea Selatan tersebut.
"Jadi, setelah menerima laporan dan mengevaluasi semuanya, kami rasa memang lebih baik dia melanjutkannya di sana. Lagipula, program rehabilitasinya belum (memungkinkan) untuk ditarik dan digabungkan ke dalam latihan tim kita, jadi kami membiarkannya di sana," sambungnya.
Lebih lanjut, Shin Tae-yong memberikan pesan dan syarat tegas bagi Marselino jika ingin mendapatkan menit bermain saat kondisinya sudah pulih nanti. Ia menegaskan bahwa status sebagai pemain bintang tidak akan menjamin posisi utama di skuad Persija jika tidak diimbangi dengan performa maksimal di lapangan.
"Itu tergantung pada tekadnya sendiri, pada kemauannya. Level (bermainnya) harus naik dulu baru dia bisa bertanding, karena dia tidak bisa sekadar mengandalkan namanya saja untuk bermain," pungkas Shin Tae-yong.