Kawasan pesisir Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, menyimpan potensi perikanan yang dapat terus dikembangkan untuk menopang perekonomian masyarakat. Potensi tersebut menjadi perhatian Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai NasDem, Hj. Siti Qomariyah, S.IP., saat melaksanakan kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan di Kampung Pondok Dua, Senin (19/10/2026).
Dalam kunjungan tersebut, pembahasan berfokus pada optimalisasi sarana perikanan, dukungan alat tangkap dan budidaya, pelatihan bagi pelaku usaha, serta perluasan pemasaran hasil perikanan. Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk melihat potensi lokal dan menghimpun aspirasi masyarakat yang menggantungkan penghidupan pada sektor perikanan.
Semangat para nelayan dan pembudidaya ikan menjadi salah satu modal penting dalam pengembangan sektor ini. Dengan dukungan sarana yang memadai dan peningkatan keterampilan, potensi perikanan setempat diharapkan dapat dikelola secara lebih produktif.
Dalam konteks tersebut, Siti Qomariyah menekankan pentingnya perhatian terhadap kebutuhan para pelaku usaha perikanan agar potensi yang dimiliki masyarakat dapat terus berkembang.
“Potensi perikanan di wilayah pesisir seperti Hurip Jaya perlu didukung agar dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Semangat para nelayan dan pembudidaya harus diiringi dengan sarana yang memadai, peningkatan keterampilan, serta akses pemasaran yang semakin terbuka,” ujar Siti Qomariyah.
Selain dukungan sarana budidaya dan alat tangkap ramah lingkungan, pelatihan teknis juga menjadi salah satu kebutuhan yang perlu diperhatikan. Kemampuan mengelola kualitas air, mencegah penyakit ikan, dan mengolah hasil perikanan dapat membantu pelaku usaha meningkatkan kualitas produknya.
Siti juga menyoroti peluang memperluas pemasaran melalui pemanfaatan teknologi digital dan kemitraan dengan pasar regional. Upaya tersebut dapat menjadi bagian dari pengembangan usaha agar produk perikanan masyarakat memiliki jangkauan pasar yang lebih luas.
“Pengembangan sektor perikanan tidak cukup hanya dengan meningkatkan produksi. Keterampilan mengolah hasil dan kemampuan menjangkau pasar juga penting agar pelaku usaha memiliki lebih banyak peluang untuk mengembangkan usahanya,” katanya.
Melalui kegiatan pengawasan ini, berbagai usulan terkait sarana perikanan, pelatihan, pemasaran, dan infrastruktur pendukung dihimpun sebagai bahan koordinasi serta usulan program sesuai mekanisme yang berlaku.
Pengembangan potensi perikanan Hurip Jaya diharapkan dapat membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat, sekaligus memperkuat peran sektor perikanan dalam mendukung kehidupan warga pesisir. (VC)