Buka Puasa Bareng Dubes Arab Saudi, Khofifah Suarakan Perdamaian Timur Tengah dan Keselamatan Jemaah Haji - Telusur

Buka Puasa Bareng Dubes Arab Saudi, Khofifah Suarakan Perdamaian Timur Tengah dan Keselamatan Jemaah Haji

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri undangan buka puasa bersama (iftar) dari Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, ASEAN, dan Timor Leste, Faisal Abdullah H. Amodi. Foto: Ist

telusur.co.id -Di tengah hangatnya suasana Ramadan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri undangan buka puasa bersama (iftar) dari Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, ASEAN, dan Timor Leste, Faisal Abdullah H. Amodi. Pertemuan yang digelar di Ambassador Residence, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (16/3), menjadi panggung diplomasi bagi Khofifah untuk menyuarakan isu-isu strategis global.

Tidak hanya sekadar silaturahmi, Khofifah memanfaatkan momen tersebut untuk berdialog mengenai stabilitas geopolitik di Timur Tengah serta dampaknya terhadap jemaah umrah dan haji asal Indonesia, khususnya dari Jawa Timur.

Khofifah menekankan bahwa Arab Saudi adalah mitra vital bagi Indonesia. Dengan jumlah jemaah haji dan umrah asal Jawa Timur yang selalu menjadi salah satu yang terbesar di tanah air, keamanan di Tanah Suci menjadi prioritas yang tak bisa ditawar.

“Silaturahim Ramadhan ini menjadi momentum yang sangat baik untuk menguatkan hubungan persahabatan Indonesia dan Arab Saudi. Pada saat yang sama, kami juga menyampaikan harapan masyarakat Indonesia agar jamaah umrah dan haji dapat terus menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan lancar di Tanah Suci,” ujar Khofifah.

Ia juga menegaskan pentingnya pelayanan terbaik bagi jemaah di tengah dinamika dunia yang sedang tidak menentu. “Jumlah jamaah dari Indonesia sangat besar, dan Jawa Timur menjadi salah satu provinsi penyumbang jamaah terbesar. Karena itu, kami berharap jamaah Indonesia selalu mendapatkan pelayanan terbaik serta jaminan keamanan,” tegasnya.

Isu perdamaian menjadi poin krusial dalam pertemuan tersebut. Khofifah menyampaikan keprihatinannya atas ketegangan yang terjadi di kawasan Timur Tengah. Menurutnya, konflik bersenjata tidak hanya mengancam nyawa, tetapi juga stabilitas ekonomi global yang dampaknya bisa dirasakan hingga ke daerah.

“Kita semua berharap situasi dan kondisi geopolitik di Timur Tengah segera menemukan jalan menuju perdamaian. Kita tentu tidak ingin terjadi konflik berkepanjangan, apalagi sampai memicu perang antar sesama umat Muslim di kawasan tersebut,” ungkap Khofifah dengan nada serius.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap hubungan baik kedua negara, Khofifah juga melaporkan bahwa Mushaf Madinah hadiah dari Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud telah didistribusikan kepada masyarakat Jawa Timur sebagai bagian dari syiar Islam.

Apresiasi Layanan "Kampung Haji"

Khofifah secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) atas transformasi layanan haji yang kian modern. Keberadaan infrastruktur baru serta konsep "Kampung Haji Indonesia" di Makkah dinilai sangat membantu jemaah dalam beribadah secara tertib.

“Kami merasakan bahwa berbagai pengembangan yang dilakukan oleh Pemerintah Arab Saudi sangat membantu jamaah Indonesia, termasuk dari Jawa Timur. Ini tentu menjadi bentuk perhatian yang sangat kami hargai,” tambahnya.

Gayung bersambut, Dubes Faisal Abdullah H. Amodi pun mengapresiasi posisi strategis Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim terbesar yang konsisten mendukung perdamaian dunia.

“Suara Indonesia sangat dinantikan dan memiliki pengaruh besar dalam percaturan global. Karena itu kami berharap Indonesia dapat terus berperan aktif dalam berkontribusi menciptakan perdamaian di kawasan Timur Tengah,” pungkas Faisal.


Tinggalkan Komentar