DKPP Masih Verifikasi Dugaan Asusila Ketua KPU ke Hasnaeni 'Wanita Emas' - Telusur

DKPP Masih Verifikasi Dugaan Asusila Ketua KPU ke Hasnaeni 'Wanita Emas'

Hasnaeni Moein atau Wanita Emas. Foto: Istimewa

telusur.co.id - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) masih memproses laporan dugaan asusila dan pelanggaran etik Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Ashari yang dilayangkan Gerakan Melawan Political Genocide (GMPG).

Namun, DKPP belum menjelaskan detail kapan proses verifikasi atas laporan GMPG itu akan selesai.

"Masih dalam proses verifikasi materiel," kata Ketua DKPP Heddy Lugito kepada wartawan, Sabtu (24/12/22).

GMPG sendiri terdiri dari 9 partai, yaitu Partai Perkasa, Partai Masyumi, Partai Pandai, Partai Pemersatu Bangsa, Partai Kedaulatan, Partai Reformasi, Partai Prima, Partai Berkarya, dan Partai Republik Satu.

Diwakili Farhat Abbas, mereka melaporkan Ketua KPU RI Hasyim Asyari ke DKPP atas dugaan pelanggaran etik yang dilakukan Ketua KPU RI.[Fhr] 

Sebelumnya, Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari, dilaporkan oleh Ketua Umum Partai Republik Satu Hasnaeni Moein alias Wanita Emas ke DKPP.

Hasyim Asy'ari dilaporkan terkait dugaan pelecehan seksual pada Wanita Emas. Laporan sudah diterima DKPP pada Kamis (23/12/22).

Proses pelaporannya, beredar video Wanita Emas yang sedang ditanyai oleh seorang pria, yakni diduga pengacaranya sendiri Farhat Abbas. Videonya viral di media sosial salah satunya diunggah oleh akun Twitter @BosPurwa.

"Mbak Naeni ini sekadar pelecehan atau barangnya masuk," ungkap seorang pria di balik video.

"Ya masuk lah mas," jawab Wanita Emas, dikutip dari Suara.com.

Wanita Emas kemudian mengklaim bahwa dia memegang rahasia-rahasia Hasyim Asy'ari. Dia juga mengamini pengacaranya bahwa pelecehan tersebut terjadi di hotel dan ruang kerja.

"Tapi saya harus menjaga keselamatan dan nyawa saya, saya minta itu. Siapa yang akan menjamin hidup saya," tambahnya.[Fhr]


Tinggalkan Komentar