telusur.co.id - Peluncuran program Ruang Bersama Indonesia (RBI) di Kota Depok disebut sejalan dengan arah kebijakan nasional yang menempatkan perempuan sebagai pilar pembangunan.
Program RBI diperkenalkan dalam rangkaian peringatan HUT ke-27 Kota Depok, yang juga diisi kegiatan Fun Walk dan dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi, Wali Kota Depok Supian Suri, DPRD Kota Depok, unsur Forkopimda, serta jajaran perangkat daerah.
Anggota Dewan Pembina DPP Partai Gerindra, Yeti Wulandari, menyampaikan bahwa inisiatif tersebut mencerminkan komitmen pemerintah dalam memperkuat peran perempuan di berbagai sektor.
"Presiden Prabowo Subianto memiliki pandangan yang sangat jelas bahwa perempuan adalah kekuatan strategis bangsa. Karena itu, pembangunan nasional harus memberi ruang besar kepada perempuan untuk maju, mandiri, dan berdaya saing," ucap dia, dikutip, Minggu (26/4/2026).
Yeti juga bilang, RBI bukan sekadar program seremonial, melainkan bagian dari strategi pembangunan manusia yang berfokus pada peningkatan kualitas perempuan.
Kehadiran ruang kolaboratif tersebut, sambung dia, membuka akses lebih luas terhadap pendidikan, keterampilan, hingga peluang ekonomi.
“RBI adalah bukti bahwa Presiden Prabowo tidak hanya berbicara soal pembangunan fisik, tetapi juga membangun manusia Indonesia, terutama kaum perempuan sebagai tiang utama keluarga dan masyarakat", tegas Yeti.
Wakil Ketua DPRD Kota Depok itu menuturkan, penguatan perempuan memiliki dampak berlapis, mulai dari peningkatan kualitas keluarga hingga ketahanan sosial.
Karena itu, lanjut Yeti, program seperti RBI dianggap menjadi instrumen penting dalam menciptakan generasi unggul.
Lebih jauh, wakil rakyat Dapil Cimanggis itu mengaitkan peluncuran RBI dengan visi Astacita Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang menekankan pembangunan manusia unggul.
Dalam kerangka itu, perempuan ditempatkan sebagai subjek utama pembangunan, bukan sekadar penerima manfaat.
Yeti pun mengajak masyarakat Depok untuk mendukung sekaligus mengawal implementasi program-program yang berpihak pada perempuan, termasuk RBI di tingkat daerah.
“Kita harus mengawal bersama program Presiden Prabowo, karena ketika perempuan dimuliakan dan diperkuat, maka bangsa ini akan semakin maju”, tutup dia.
Laporan: Malik Sihite



