telusur.co.id - Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo terus jadi sorotan menjelang Pemilihan Presiden (Pilplres) 2024 mendatang.
Tak hanya di Jateng, di berbagai wilayah pun, dukungan sang politisi PDIP Dukungan terus berdatangan.
Tidak hanya dari kaum milenial, kaum perempuan yang khususnya merupakan ibu-ibu juga bersatu padu mendukung sosok Ganjar Pranowo.
Kini dukungan datang dari sukarelawan Mak Ganjar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Ketua Mak Ganjar DIY Rindi Astika Yuliana mengatakan pihaknya menggelar doa dan zikir akbar demi merapatkan barisan pendukung Ganjar Pranowo.
"Zikir dan doa bersama untuk Indonesia agar lebih baik, dan juga mendoakan Indonesia diberi pemimpin yang tepat pada Pemilu 2024 nanti, yakni Ganjar Pranowo," ujar dia kepada wartawan di Bantul, DIY, Senin (5/9).
Dia menyebut sekitar 700 orang ikut dalam doa dan zikir yang dipimpin Ustaz Masbei Achmad Murteja itu.
Menurut Rindi, Ganjar saat ini lebih dikenal sebagai gubernur yang kreatif, berhasil membangkitkan partisipasi masyarakatnya, tegas pada penyelewengan, serta sarat dengan inovasi kemajuan.
Rindi mengatakan kepimpinan Ganjar yang sangat baik telah memikat perhatian masyarakat Indonesia khususnya mak-mak di DIY.
Dia menginginkan program Ganjar seperti Kartu Jateng Sejahtera (KJS) dan Lapak Ganjar yang mengangkat perekonomian masyarakat kecil, dapat dirasakan oleh mak-mak di wilayahnya.
"Beliau mampu merangkul dan melibatkan seluruh masyarakat yang ada ke dalam berbagai program pembangunan, karakternya memang humanis dan merakyat,” kata dia.
Rindi menilai Ganjar mampu melanjutkan kepemimpinan nasional untuk kemajuan Bangsa.
Ganjar juga disebut mempunyai kepribadian yang sangat nasionalis dan religius.
"Bapak Ganjar sangat memperhatikan kalangan mak-mak, beliau sangat merakyat, nasionalis, kemudian juga dapat merangkul semua kalangan masyarakat yang ada di Indonesia," tuturnya.[]
Dukung Ganjar Pranowo Maju Pilpres 2024, Emak-Emak Berdoa dan Zikir Bersama
Kaum menak-emak doa dan zikir dukung Ganjar di Pilpres 2024, foto: (istimewa)



