Emil Salim: Apa Urgensi Dari Pemindahan Ibu Kota?

telusur.co.id  – Ahli ekonomi Emil Salim mempertanyakan urgensi pemindahan ibu kota negara dari DKI Jakarta ke Kalimantan. Sebab, pemindahan ibu kota itu membutuhkan biaya yang cukup besar.

Menurut Emil, sebaiknya Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI membuka kesempatan kepada masyarakat untuk turut serta mempersoalkan wacana pemindahan ibu kota negara tersebut.

“Presiden Jokowi minta izin DPR pindah ibukota Negara. Sebaiknya DPR buka kesempatan bagi publik umum mempersoalkan,” cuit Emil dalam akun twitter-nya @emilsalim2010, Sabtu (17/8/19).

Mantan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) era presiden ke-2, Soeharto itu mengatakan, akan sangat malang nasib-nasib dari gedung lembaga negara yang ada di DKI jika ibu kota benar-benar dipindahkan ke luar pulau Jawa.

Karena itu, ia mempertanyakan, apa yang akan dilakukan dalam rangka menyelamatkan serta memanfaatkan gedung-gedung tersebut.

“Apa urgensi pindah ibu kota dgn biaya Rp.466 trilliun ? Bagaimana nasib gedung-gedung DPR, Mahkamah Agung, Gedung Pancasila, Bank Indonesia dan lain-laian?” tulis Emil mempertanyakan.

Sebelumnya, Presiden Jokowi, dalam pidato kenegaraan kemarin, mengumumkan serta meminta izin untuk memindahkan ibu kota dari DKI Jakarta ke Pulau Kalimantan. Namun, bekas Gubernur DKI Jakarta itu tak merinci lokasi tepat ke mana ibu kota negara baru itu bakal berlokasi.

“Pada kesempatan yang bersejarah ini, saya mohon izin untuk memindahkan ibu kota negara kita ke Pulau Kalimantan," kata Jokowi.[Ham]

Tinggalkan Komentar