Film Dokumenter The Longest Wait, Sajikan Perjalanan Emosional Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2026 - Telusur

Film Dokumenter The Longest Wait, Sajikan Perjalanan Emosional Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2026

Konferensi pers film dokumenter The Longest Wait di XXI Lounge Plaza Senayan, Jakarta, Rabu (29/4). Foto: Telusur/Risyaad.

telusur.co.id -Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) bekerjasama dengan rumah produksi Fremantle Indonesia dan Beach House Pictures telah memproduksi sebuah karya film dokumenter tentang perjalanan Timnas Indonesia dalam meraih mimpi lolos ke Piala Dunia 2026. 

Film dokumenter yang bertajuk "The Longest Wait" dijadwalkan tayang pada seluruh jaringan bioskop di Indonesia serentak mulai 18 Juni 2026 mendatang. 

Setelah hampir sembilan dekade sejak mencatat sejarah sebagai tim Asia pertama yang tampil di Piala Dunia 1938, meski dahulu dengan nama Hindia Belanda, sepak bola Indonesia lebih banyak diwarnai pasang surut tanpa pernah kembali ke panggung tertinggi.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, harapan itu kembali muncul. Untuk pertama kalinya dalam sejarah sepak bola modern Indonesia sebagai negara merdeka, Tim Nasional berhasil mencapai titik terjauh dalam upaya menuju Piala Dunia,membangkitkan kembali mimpi yang selama ini terasa begitu jauh.

Film ini akan menampilkan segala dinamika perjuangan skuad Garuda pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia mulai dari babak pertama hingga babak keempat. Meskipun pada akhirnya Jay Idzes dan kawan-kawan harus mengubur mimpi tampil di putaran final turnamen tertinggi tersebut.

"The Longest Wait" akan mengambil sisi perjuangan yang tidak pernah terlihat secara kasat mata. Momen-momen perjuangan yang ditampilkan tak hanya di atas lapangan saja. Akan tetapi, salah satu sudut pandang yang akan ditampilkan adalah dinamika pada ruang ganti Timnas Indonesia.

 Executive Producer of The Longest Wait & Managing Director of Fremantle Indonesia, Sakti Parantean mengatakan sisi humanisme sangat ditonjolkan dalam film ini. Bukan hanya hasil, perjuangan tanpa kenal lelah digali dengan sangat emosional.

“Yang ingin kami tampilkan dalam film ini bukan sekadar hasil, tetapi sisi humanisme dari para pemain yang tergabung di dalam timnas,” kata Sakti dalam konferensi pers peluncuran di XXI Lounge Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (29/4).

“Film ini hadir mengisahkan tentang perjuangan dan impian yang di dalamnya tentu ada harapan timnas yang tak padam untuk tampil di panggung tertinggi," lanjutnya.

Sementara itu, salah satu pemain timnas Indonesia, Shayne Pattynama, mengatakan film ini merupakan sebuah karya yang sangat berarti bagi banyak orang, tidak hanya bagi para pemain, staf, dan pelatih yang terlibat di dalamnya. 

Ia mengatakan segala yang terjadi di dalam film adalah momen natural tidak ada yang dibuat-buat.

"Saya pikir sangat luar biasa bisa menjadi bagian dari dokumenter ini. Di film dokumenter sebesar ini yang sangat berarti bagi banyak orang. Saya rasa prosesnya sangat baik, berjalan sangat organik."

"Seperti yang kami katakan juga, kuncinya adalah mendapatkan kepercayaan, memiliki perasaan yang baik sehingga merasa nyaman dengan kamera di sekitar untuk berbicara hal yang benar, dan itu tidak terasa dipaksakan. Saya merasa semuanya berjalan normal dan natural," ungkap Shayne kepada awak media. 

Pemain asal klub Persija ini menambahkan, film ini akan terasa emosional bagi para penonton. Karena sebagai pemain, ia mengetahui segala yang terjadi pada saat momen itu terjadi. 

"Dan ya, seperti yang Anda lihat, itu sangat emosional. Kami melewati masa-masa indah, pertandingan yang bagus saat kami menang, tetapi Anda juga melihat pertandingan. di mana kami kalah dan kami semua merasa emosional. Anda akan melihatnya paling banyak di dokumenter karena kami tahu bagaimana prosesnya."

"Tetapi di dalam dokumenter Anda akan melihat dengan tepat bagaimana perasaan kami di ruang ganti, bagaimana keadaan kami setelah pertandingan, sebelum pertandingan, tekanannya, saat kami bercanda satu sama lain. Semuanya akan Anda lihat, jadi bukan hanya saat kami bertanding, Anda akan melihat segalanya," tutup Shayne.


Tinggalkan Komentar