telusur.co.id - Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul M. Jamiluddin Ritonga menilai, sangat kecil kemungkinan Sandiaga Uno akan pindah ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP) demi menjadi calon presiden atau calon wakil presiden.
Pangkalnya, Sandi bukan tipe politisi haus kekuasaan. Ia akan memperoleh kekuasaan dengan menjunjung tinggi etika politik.
"Karena itu, Sandi tidak akan pindah partai hanya karena ingin nyapres. Sebab, ia bukan tipe politisi kutu loncat. Ia juga bukan politisi pragmatis yang transaksional hanya karena diiming jabatan," kata Jamiluddin di Jakarta, Jumat (30/12/22).
Jamiluddin menganalisa, jikapun Sandi pindah ke partai lain, hal itu bukan disebabkan ingin nyapres. Bisa jadi ada penyebab lain yang membuatnya tidak lagi betah di Partai Gerindra.
"Jadi, Sandi itu politisi yang masih memegang idealisme. Ia hanya berpeluang pindah dari Gerindra bila idealismenya sudah tak mungkin lagi dapat diwujudkan di partai yang dipimpin Prabowo Subianto tersebut," tukasnya.[Fhr]



