Kejutan, Raymond/Joaquin Pulangkan Unggulan Kedua Asal Malaysia di 16 Besar Indonesia Open 2026 - Telusur

Kejutan, Raymond/Joaquin Pulangkan Unggulan Kedua Asal Malaysia di 16 Besar Indonesia Open 2026

Ganda putra muda Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin tampil luar biasa untuk menyingkirkan unggulan kedua asal Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik dalam dua gim langsung 21-14 dan 21-14. Foto: dok PBSI.

telusur.co.id -Ganda putra muda Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin tampil luar biasa untuk menyingkirkan unggulan kedua asal Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik dalam dua gim langsung 21-14 dan 21-14. Kemenangan ini sekaligus menyegel tiket babak perempat final Indonesia Open 2026. 

Perlawanan ketat langsung hadir sejak gim pertama berlangsung. Ketika sempat tertringgal 4-6, Raymond/Joaquin menjauh dengan mencetak delapan poin secara beruntun.

Momentum tersebut terus dipertahankan pasangan muda tersebut untuk menutup laga gim pertama dengan kemenangan 21-14.

Memasukki gim kedua, kepercayaan diri yang terbangun dapat melanjutkan momentum yang terjadi pada gim pertama. 

Meski sempat mendapat tekanan dari Aaron/Wooi Yik di awal gim kedua, Raymond/Joaquin dengan mengejutkan menutup laga dengan keunggulan 21-14. 

Menanggapi kemenangan besar tersebut, Joaquin bersyukur mampu mengalahkan unggulan dari Malaysia tersebut. Ia juga menyebut atmosfer di Istora menjadi penambah mental bertanding dirinya dan Joaquin sehingga berhasil meraih kemenangan.

"Puji Tuhan kami bisa menyelesaikan pertandingan dengan lancar dan tidak ada cedera. Menurut saya hari ini benar-benar luar biasa. Yang paling terasa bagi saya itu dari crowd-nya. Dari kemarin saja menurut saya sudah ramai, tapi puji Tuhan hari ini makin ramai lagi. Itu membuat saya dan Raymond juga makin berambisi lagi mainnya,” kata Joaquin pada jumpa pers usai pertandingan.

Sementara itu, Raymond terkejut bisa mengalahkan Aaron Chia/Soh Wooi Yik dalam dua gim langsung. Baginya, sang lawan memiliki level berbeda dengannya. 

“Kami tidak menyangka menang dua game langsung, soalnya mereka pemain yang sangat berpengalaman di level atas. Sempat rangking satu dunia juga. Strateginya sih tidak mau dikasih tahu, yang penting fokus poin-poinnya saja. Satu poin, satu poin, satu poin, dan adu cepat-cepatan dapat poin saja,” ujar Raymond.


Tinggalkan Komentar